Berita

Ketum Golkar, Airlangga Hartarto/RMOL

Politik

Didorong Jadi Ketum Golkar Lagi, Airlangga: Terimakasih Atas Amanah yang Diberikan

SENIN, 01 APRIL 2024 | 20:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

PPK Kosgoro 1957 secara resmi mendeklarasikan diri mendukung dan mendorong Airlangga Hartarto meneruskan jabatannya menjadi ketua umum Partai Golkar pada periode 2024-2029.

Mendapati dukungan tersebut, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh kader PPK Kosgoro 1957.

Ia berjanji akan menjaga amanah tersebut dengan baik.


"Terimakasih atas amanat yang disampaikan oleh PPK Kosgoro dan amanat ini akan dijaga karena saya juga lebih dari 20an tahun di Kosgoro," kata Airlangga Hartarto dalam acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Kosgoro 1957, Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (1/4).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini berterimakasih lantaran Kosgoro berkontribusi bagi kemenangan Partai Golkar di Pemilu 2024 ini. Pasalnya, lebih dari seperempat pemenang kursi di parlemen datang dari kader Kosgoro 1957.

"Saya monitor 30 persen anggota DPR RI Golkar berasal dari Kosgoro," ucap Airlangga di acara Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Kosgoro 1957, Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Senin (1/4).

Lantas, Airlangga bersyukur Golkar meraih suara cukup signifikan dalam kontestasi Pemilu 2024 ini. Ia mengklaim Golkar mampu meraih 15,28 persen suara di tingkat Pileg.

"Alhamdulliah Partai Golkar mendapatkan kenaikan yang cukup signifikan yaitu menjadi 15,28 persen dan secara suara tadi dari 17 naik menjadi 23 juta, dan Alhamdulliah kita juga memenangkan pasangan Pak Prabowo dan Mas Gibran dengan kemenangan 58 persen atau 96,2 juta suara," katanya.

Menurutnya, kemenangan Partai Golkar merupakan hasil dari adanya kontribusi besar para kader PPK Kosgoro 1957.

"Kedua kemenangan ini tentu membuat kita seluruhnya kader-kader Kosgoro dan Golkar bekerja keras dan hasilnya alhamdulliah baik," tutupnya.


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya