Berita

Anggota Tim Hukum Nasional Anies-Muhaimin (THN Amin), Bambang Widjojanto/RMOL

Politik

Tim Hukum Amin Tegaskan Saksi Mereka Sangat Ilmiah Bongkar Kecurangan

SENIN, 01 APRIL 2024 | 15:58 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tim Hukum Nasional Anies-Muhaimin (THN Amin) mengklaim ahli yang mereka datangkan ke persidangan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) sangat ilmiah dalam membongkar dugaan kecurangan Pemilu 2024.

Menurut anggota THN Amin, Bambang Widjojanto, ahli yang dihadirkan memberikan keterangan sangat objektif dalam mengemukakan bukti-bukti sesuai kepakaran masing-masing.

“Baru kali ini, sebuah permohonan mendatangkan ahli, dan ahli itu ahli yang sangat scientific, karena dia mengkonfirmasi penghitungan-penghitungan ekonomi politik untuk masuk dalam perdebatan," kata Bambang di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (1/4).


Sosok yang akrab BW itu menyebut juga memiliki saksi berlatarbelakang ekonomi. Salah satunya adalah ekonom dari Universitas Indonesia, Vid Adrison, yang menjelaskan pengaruh bansos pada kenaikan suara.

“Vid Adrison menjelaskan bantuan-bantuan sosial itu mempunyai pengaruh pada peningkatan suara, dan itu ada studinya,” ujarnya.

Saksi Amin itu menyebut tanpa pemberian bansos, suara Prabowo hanya akan berada pada angka 69 juta suara atau 42,38 persen saja dalam Pilpres 2024.

Sementara itu dalam Pilpres 2024, Prabowo-Gibran dapat suara 96.214.691. Sehingga terjadi penambahan suara imbas pemberian bansos secara masif sebanyak 26.615.945 suara.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya