Berita

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

PDIP di Dalam atau Luar Pemerintahan, Hasto: Tidak Sekarang

SENIN, 01 APRIL 2024 | 14:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

PDI Perjuangan merespons santai ajakan Partai Gerindra yang bakal merangkul partai banteng moncong putih. Meskipun, capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menegaskan tetap ingin berada di luar pemerintahan.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa keputusan berada di dalam atau luar pemerintahan merupakan keputusan strategis partai. Oleh karenanya, mengenai keputusan ini akan ada pembahasan khusus.

“Sikap berada di dalam maupun luar pemerintah merupakan keputusan politik strategis, sehingga akan dilakukan pembahasan khusus, tidak sekarang,” kata Hasto kepada wartawan di Posko Cemara 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (1/4).


Sebab, kata Hasto, untuk saat ini partainya masih fokus untuk melakukan upaya hukum Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) dan berbagai upaya hukum lainnya yang terus dilakukan.

“Saat ini kami konsen di MK dan berbagai upaya hukum yang akan dilakukan,” tandasnya.

Sebelumnya, capres nomor urut 3, menegaskan dirinya tetap akan menjadi oposisi dan tetap berada di luar pemerintahan. Ia mengatakan tidak mau mengisi jabatan pada pemerintahan yang akan datang guna menjaga sistem demokrasi, khususnya check and balances.

Kendati begitu, Ganjar mengucapkan terima kasih bagi pihak-pihak yang menawarkan posisi menteri terkait wacana pembentukan koalisi besar oleh parpol yang mengusung paslon 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Saya sampaikan terima kasih, lebih baik diberikan kepada pemenang untuk sebebas-bebasnya memilih dan jauh lebih baik kalau kelompok yang sudah mendukung itu yang diutamakan bukan saya, tidak fair," ujar Ganjar di Jakarta, Selasa (26/3).

Sementara itu, Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan bahwa pihaknya diminta Ketua Umum Prabowo Subianto untuk merangkul semua pihak tak terkecuali PDIP.

“Tetapi sekali lagi, keinginan Pak Prabowo untuk merangkul semua kekuatan tetap akan kami lakukan," ujar Muzani di Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (16/2).

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya