Berita

Film Oppenheimer/Net

Hiburan

Oppenheimer akhirnya Tayang di Jepang, Mengusik Sejarah Bom Hiroshima-Nagasaki

SENIN, 01 APRIL 2024 | 10:12 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah dirilis hampir selama delapan bulan di seluruh dunia, Oppenheimer akhirnya tayang juga di Jepang.

Dikutip dari Hollywood Reporter, Senin (1/4), penayangan film tersebut di Jepang mengusik kenangan buruk di mana pada 79 tahun lalu, dua kota di Jepang dihancurkan oleh senjata nuklir yang ditemukan oleh ilmuwan Amerika.

Beragam reaksi ditunjukkan para penonton di Jepang, salah satunya Toshiyuki Mimaki, yang selamat dari pemboman Hiroshima ketika ia berusia 3 tahun.


Mimaki mengatakan bahwa ia terpesona oleh kisah J. Robert Oppenheimer, yang sering disebut sebagai “bapak bom atom” karena memimpin Proyek Manhattan.

“Apa yang dipikirkan Jepang, melakukan serangan terhadap Pearl Harbor, memulai perang yang tidak pernah mereka harapkan bisa dimenangkan,” katanya, dengan nada sedih saat wawancara telepon dengan Associated Press.

Saat ini Mimaki menjadi ketua kelompok korban bom yang disebut Organisasi Penderita Bom A dan H Konfederasi Jepang.

“Sepanjang film, saya menunggu dan menantikan adegan pengeboman Hiroshima, tapi hal itu tidak pernah terjadi,” kata Mimaki.

Oppenheimer yang bintangi sekaligus disutradarai
Christopher Nolan memang tidak secara langsung menggambarkan apa yang terjadi di lapangan ketika bom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki, yang menyebabkan sekitar 100.000 orang langsung menjadi abu, dan membunuh ribuan lainnya pada hari-hari berikutnya, sebagian besar warga sipil.

Film ini malah berfokus pada Oppenheimer sebagai pribadi dan konflik internalnya.

Perilisan film tersebut di Jepang, lebih dari delapan bulan setelah dibuka di AS, telah disaksikan dengan rasa gentar karena sensitivitas pokok bahasannya.

Mantan Walikota Hiroshima Takashi Hiraoka, yang berbicara pada acara pratinjau film tersebut di kota barat daya, lebih kritis terhadap apa yang dihilangkan.

“Dari sudut pandang Hiroshima, kengerian senjata nuklir tidak cukup digambarkan,” katanya seperti dikutip media Jepang.  

“Film ini dibuat untuk memvalidasi kesimpulan bahwa bom atom digunakan untuk menyelamatkan nyawa orang Amerika," ujarnya.

Selain kritik, beberapa penonton bioskop juga memberikan pujian.  

Seorang pria yang datang dari teater Tokyo pada hari Jumat mengatakan bahwa film tersebut sangat bagus, dan menekankan bahwa topik tersebut sangat menarik bagi orang Jepang, meskipun emosinya juga tidak menentu.  

Yang lain mengatakan dia tersedak oleh adegan film yang menggambarkan gejolak batin Oppenheimer.

Kazuhiro Maeshima, profesor di Universitas Sophia, yang berspesialisasi dalam politik AS, menyebut film tersebut sebagai ekspresi “hati nurani Amerika.”

Maeshima mengatakan, mereka yang mengharapkan film anti-perang mungkin akan kecewa.  Namun penceritaan kisah Oppenheimer dalam film laris Hollywood tidak terpikirkan beberapa dekade lalu, ketika pembenaran atas senjata nuklir mendominasi sentimen Amerika.

“Pekerjaan ini menunjukkan Amerika yang telah berubah secara dramatis,” katanya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya