Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Antam Catat Pertumbuhan Aset 27 Persen di 2023

MINGGU, 31 MARET 2024 | 16:17 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

BUMN PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terus menunjukan kinerja terbaik. Laporan keuangan perusahaan anggota Holding Industri Pertambangan MIND ID itu menunjukan total aset pada 2023 mencapai Rp42,85 triliun, tumbuh 27 persen dibanding 2022 sebesar Rp33,64 triliun.

Faisal Alkadrie, Sekretaris Perusahaan PT Antam, menyebutkan, capaian itu dapat diraih melalui pengendalian biaya, serta optimalisasi kinerja produksi dan penjualan produk dari komoditas utama berbasis nikel, emas dan bauksit, di tengah tantangan global yang mempengaruhi fluktuasi harga komoditas.

"Performa profitabilitas Antam tercermin dari capaian laba tahun berjalan 2023 yang mencapai Rp3,08 triliun," jelasnya, dalam siaran pers, Minggu (31/3).


Optimalisasi tingkat produksi dan penjualan komoditas utama Antam mendukung capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) 2023 yang mencapai sebesar Rp6,55 triliun.

Antam juga mampu menjaga profitabilitas capaian laba kotor 2023 sebesar Rp6,31 triliun dan capaian laba usaha 2023 sebesar Rp2,62 triliun.

Pada 2023, capaian nilai laba bersih per saham dasar Antam tercatat sebesar Rp128,07 per saham dasar.

Dari sisi posisi keuangan perusahaan, pada 2023 Antam mampu memperkuat struktur keuangan yang tercermin dari nilai ekuitas konsolidasian perusahaan sebesar Rp31,17 triliun, tumbuh 31 persen dibanding nilai ekuitas pada 2022 sebesar Rp23,71 triliun.

Pada 2023, Antam juga mampu menurunkan tingkat pinjaman berbunga (interest-bearing debt) yang terdiri dari pinjaman bank jangka pendek dan pinjaman investasi sebesar total Rp2,5 triliun, turun 17 persen atau sebesar Rp501 miliar dari posisi pinjaman akhir tahun sebelumnya, sebesar Rp3 triliun.

Capaian penurunan tingkat pinjaman berbunga konsolidasian Antam 2023 didukung strategi optimalisasi idle-cash dan upaya penurunan beban bunga pinjaman. Tercatat, sepanjang 2023, total aset perusahaan mencapai Rp42,85 triliun, tumbuh 27 persen dibanding 2022 sebesar Rp33,64 triliun.

Implementasi strategi operasional yang tepat melalui manajemen piutang usaha mendukung pertumbuhan profitabilitas Antam pada 2023, tercermin pada posisi arus kas bersih Perusahaan dari aktivitas operasi sebesar Rp4,36 triliun.

Capaian itu memperkokoh struktur keuangan Antam yang mencatatkan posisi saldo kas dan setara kas pada akhir periode 2023 sebesar Rp9,21 triliun, meningkat signifikan 106 persen dari FY22 sebesar Rp4,48 triliun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya