Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Mulai Hari Ini, Bulgaria dan Rumania Resmi Gabung Kawasan Schengen

MINGGU, 31 MARET 2024 | 14:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kawasan Schengen yang bebas perbatasan kini diperluas hingga ke Bulgaria dan Rumania.

Per Minggu (31/3), dua negara Eropa itu resmi menjadi anggota parsial Schengen, yang menandakan sudah tidak adanya perbatasan udara dan laut internal dengan negara anggota lainnya.

Kawasan Schengen sebelumnya terdiri dari Belgia, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Yunani, Islandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Lituania, Luksemburg, Malta, Belanda, Norwegia, Austria, Polandia, Portugal, Swedia, Slowakia, Slovania, Spanyol, Republik Ceko, Hungaria, dan Kroasia.


Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, memuji pencapaian tersebut sebagai kemajuan signifikan bagi Bulgaria dan Rumania, serta bagi kawasan Schengen itu sendiri.

"Langkah ini mewakili momen bersejarah, yang semakin memperkuat kawasan Schengen sebagai zona pergerakan bebas terbesar secara global," ujarnya, seperti dimuat Euro News.

Masuknya Bulgaria dan Rumania ke wilayah Schengen diharapkan dapat memfasilitasi perjalanan yang lebih lancar dan memperkuat hubungan antar negara anggota Uni Eropa.

Ketika kontrol perbatasan internal dicabut, para pelancong dapat mengantisipasi kemudahan dan efisiensi yang lebih besar dalam menyeberang antara negara-negara tersebut dan negara-negara anggota Schengen lainnya.

Keputusan tersebut mencerminkan komitmen Uni Eropa untuk mendorong integrasi dan kerja sama di antara para anggotanya, memajukan prinsip-prinsip kebebasan bergerak dan saling percaya.

Dengan perluasan wilayah Schengen, Bulgaria dan Rumania akan memainkan peran yang semakin integral dalam membentuk masa depan Eropa.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya