Berita

Personel Polisi Ekuador/Net

Dunia

Salah Tangkap, Lima Turis Tewas Dibunuh Geng Ekuador

MINGGU, 31 MARET 2024 | 10:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sedikitnya lima orang turis lokal tewas setelah diculik dan dibunuh komplotan gangster Ekuador pada Minggu (31/3).

Komandan kepolisian setempat, Richard Vaca mengatakan para korban diculik dari sebuah hotel di kota pantai Ayampe, Ekuador Selatan.

"Sekitar 20 anggota geng menyerbu hotel di pantai Ayampe, menculik enam orang dewasa dan satu orang anak," ungkapnya, seperti dimuat AFP.


Beberapa jam setelah penculikan, lima orang dewasa ditemukan tewas dengan luka tembak di jalanan.

Menurut Vaca, penculikan dan pembunuhan pada lima turis merupakan aksi salah tangkap.

"Para gangster tampaknya mengira mereka adalah musuh dari geng narkoba saingannya," kata dia.

Presiden Ekuador, Daniel Noboa mengatakan sejauh ini satu orang pelaku telah ditangkap dan pemerintah sedang melacak penyerang lainnya.

Ekuador yang pernah dianggap sebagai benteng perdamaian di Amerika Latin, kini terjerumus ke dalam krisis keamanan akibat pesatnya penyebaran kartel transnasional.

Pada bulan Januari, Noboa memberlakukan keadaan darurat dan menyatakan negaranya dalam keadaan perang melawan geng-geng setelah seorang pemimpin geng terkenal kabur dari penjara.

Sejak itu, militer telah dikerahkan di jalan-jalan dan mengambil kendali atas penjara-penjara di negara tersebut, di mana serangkaian kerusuhan geng dalam beberapa tahun terakhir telah menyebabkan sekitar 460 orang terbunuh.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Pelaku Kekerasan Seksual di Gili Trawangan Dibekuk di Bali

Rabu, 29 April 2026 | 16:19

Tak Terlantar Lagi, Keluarga Pasien RSUD Banggai Laut Bisa Pakai Rumah Singgah

Rabu, 29 April 2026 | 16:10

KPK Ungkap Ada yang Ngaku-ngaku Bisa Atur Kasus Bea Cukai

Rabu, 29 April 2026 | 16:09

Update Laka KA di Bekasi Timur: 15 Meninggal, 91 Luka-luka

Rabu, 29 April 2026 | 16:05

Anggota DPRD Jabar Bongkar Dugaan “Mahasiswa Gaib” di Kampus

Rabu, 29 April 2026 | 15:56

PLN Perkuat Posisi Indonesia sebagai Pusat Pertumbuhan Ekonomi Digital

Rabu, 29 April 2026 | 15:44

5 Kg Sabu Gagal Dikirim ke Solo dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 15:42

Kemenhaj Gerak Cepat Tangani Kecelakaan Bus Jemaah Haji di Madinah

Rabu, 29 April 2026 | 15:37

PT KAI Harus Perkuat Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 29 April 2026 | 15:27

Prabowo Tegaskan RI Negara Paling Aman: yang Mau Kabur, Kabur Aja!

Rabu, 29 April 2026 | 15:25

Selengkapnya