Berita

Prabowo Subianto saat bertandang ke kediaman Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada 2019 silam/Net

Politik

PDIP dan Prabowo Sama-sama Diuntungkan jika Berkoalisi

MINGGU, 31 MARET 2024 | 10:39 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Capres pemenang Pilpres 2024, Prabowo Subianto dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) akan sama-sama diuntungkan jika bergabung di pemerintahan lima tahun ke depan.

Menurut pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim, Partai Gerindra berpeluang untuk mengajak PDIP masuk ke dalam kabinet mendatang.

"Keputusan kunci ada di tangan Prabowo dan Megawati," kata Wildan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (31/3).


Dosen ilmu komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia ini menilai, menggandeng kader PDIP ke dalam kabinet merupakan pilihan logis bagi Prabowo-Gibran agar suara oposisi semakin berkurang.

"Prabowo selaku presiden diuntungkan dengan stabilitas politik. Sementara, PDIP diuntungkan karena bisa menempatkan kadernya di pemerintahahan which is berkontribusi terhadap pembangunan secara langsung," pungkas Wildan.



Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya