Berita

Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu (tengah), usai Silaturahmi dan Buka Bersama dengan Insan Pers di Kantor DPW PKS Jabar, Sabtu (30/3)/RMOLJabar

Politik

Usulkan 4 Nama Calon Gubernur pada Pilkada 2024, PKS Jabar Tunggu Keputusan DPP

MINGGU, 31 MARET 2024 | 02:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Barat tampak serius dalam menghadapi kontestasi Pilkada Serentak 2024. Keseriusan ini terlihat dari 4 nama yang telah diusulkan kepada DPP PKS untuk diseleksi sebagai bakal calon Gubernur Jabar.

“Untuk (Pilgub) Jawa Barat ada empat nama, tapi saya belum bisa sebutkan (namanya) karena DPP punya hak untuk menambah atau mengurangi. Nanti disampaikan kalau sudah ada rekomendasi dari DPP,” ujar Ketua DPW PKS Jabar, Haru Suandharu, usai Silaturahmi dan Buka Bersama dengan Insan Pers di Kantor DPW PKS Jabar, Sabtu (30/3).

Selain itu, Haru mengaku PKS masih harus berkoalisi untuk bertarung di Pilgub Jabar. Namun, kondisi tersebut bukan hanya dialami PKS, melainkan hampir seluruh partai politik (parpol) di Jabar.


Haru memastikan pihaknya akan mulai menjajaki komunikasi politik dengan seluruh parpol. Sehingga, nantinya tak menutup kemungkinan ada nama dari eksternal partai yang disodorkan kepada DPP.

“Saya kira ini bagian yang bisa kita ikhtiarkan bersama dan mudah-mudahan PKS mendapat kepercayaan lagi untuk menjadi Gubernur Jabar, termasuk beberapa walikota dan bupati di tingkat kota kabupaten,” tutur Haru, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (30/3).

Pada Pileg 2024, PKS berhasil menyumbangkan 12 kursi DPR RI dari Jawa Barat. Sedangkan di tingkat provinsi, PKS mendapat 12 kursi, dan DPRD kota/kabupaten se-Jabar meraih 180 kursi.

“Tujuh daerah di antaranya PKS menjadi pemenang. Enam daerah di antaranya (PKS) sudah cukup tiketnya (tanpa harus koalisi) untuk Pilkada (kota/kabupaten),” pungkasnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Din Syamsuddin Nilai Serangan AS-Israel Bisa Porak-porandakan Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:14

Serangan AS-Israel ke Iran Bisa Picu Konflik Berkepanjangan

Minggu, 01 Maret 2026 | 12:02

Iran Tutup Selat Hormuz, Lalu Lintas Minyak Global Terancam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:59

UI Tegaskan Demonstran yang Maki Polisi Bukan Mahasiswanya

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:41

AS-Israel Sama Sekali Tak Peka Dunia Islam

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:33

KPK Pastikan Anggota Komisi V DPR Terseret Kasus DJKA

Minggu, 01 Maret 2026 | 11:23

Harga BBM Pertamina 1 Maret 2026: Non-Subsidi Naik Serentak, Pertalite Stabil

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:40

Serangan Trump ke Iran Retakkan Integritas Demokrasi Amerika

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:17

Khamenei Meninggal Dunia, Iran Umumkan 40 Hari Masa Berkabung

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:07

Kritik PDIP soal MBG Bisa Dipahami sebagai Peran Penyeimbang

Minggu, 01 Maret 2026 | 10:04

Selengkapnya