Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kadin Prediksi Jumlah Perputaran Uang Periode Lebaran 2024 Capai Rp157 T

SABTU, 30 MARET 2024 | 12:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Potensi perputaran uang selama Ramadan hingga libur Lebaran 2024 diprediksi mencapai Rp157,3 triliun.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah, Sarman Simanjorang, mengatakan bahwa perkiraan perputaran uang itu didasarkan pada jumlah pemudik yang diprediksi mencapai 193,6 juta orang.

Dalam hitungannya, apabila jumlah per keluarga dirata-ratakan 4 orang maka jumlah pemudik setara dengan 48,4 juta keluarga.


“Dengan asumsi setiap keluarga membawa uang rata rata Rp3.250.000, maka perputaran uang selama Idul Fitri 1445 H tahun ini diperkirakan mencapai 157,3 triliun. Jumlah tersebut masih berpotensi naik,” katanya, dalam keterangan tertulis, Jumat (29/03).

Dalam pemaparannya, perputaran uang tersebut akan menyebar ke berbagai sektor usaha, seperti ritel, fashion, makanan dan minuman, hotel, taman hiburan, BBM, hingga transportasi.

“Perputaran uang ini akan menyebar di seluruh pelosok tanah air,terutama daerah yang menjadi tujuan utama mudik seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta, Banten dan Jabodetabek yang diperkirakan mencapai 62 persen dari jumlah penduduk,” jelasnya.

Sisanya, kata dia, akan menyebar di Sumatera, Kalimantan, Bali/NTB, Sulawesi, NTT, Maluku dan Papua.

Menurut Sarman, dengan perputaran yang cukup besar tersebut dipastikan ekonomi daerah akan produktif dengan meningkatnya konsumsi rumah tangga, sehingga dapat membantu menggerek pertumbuhan ekonomi nasional kuartal I-2024.

Hal tersebut, kata Sarman akan menjadi modal awal untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun 2024 bertahan di angka 5 persen ke atas.

Untuk itu, pihak Kadin itu berharap agar Pemerintah Daerah dapat membantu kelancaran arus mudik, dan mengimbau para pengusaha di daerah tujuan agar tidak menaikkan harga yang terlalu tinggi, yang membuat para pemudik enggan membelanjakan uangnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Jokowi Jadikan PSI Kendaraan Politik demi Melanggengkan Dinasti

Senin, 02 Februari 2026 | 10:15

IHSG "Kebakaran", Sempat Anjlok Hingga 5 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:49

Ketegangan Iran-AS Reda, Harga Minyak Turun Hampir 3 Persen

Senin, 02 Februari 2026 | 09:47

Tekanan Pasar Modal Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok Pagi Ini

Senin, 02 Februari 2026 | 09:37

Serang Pengungsi Gaza, Israel Harus Dikeluarkan dari Board of Peace

Senin, 02 Februari 2026 | 09:27

BPKN Soroti Risiko Goreng Saham di Tengah Lonjakan Jumlah Emiten dan Investor

Senin, 02 Februari 2026 | 09:25

Komitmen Prabowo di Sektor Pendidikan Tak Perlu Diragukan

Senin, 02 Februari 2026 | 09:14

Menjaga Polri di Bawah Presiden: Ikhtiar Kapolri Merawat Demokrasi

Senin, 02 Februari 2026 | 09:13

Emas Melandai Saat Sosok Kevin Warsh Mulai Bayangi Kebijakan The Fed

Senin, 02 Februari 2026 | 09:07

Nikkei Positif Saat Bursa Asia Dibuka Melemah

Senin, 02 Februari 2026 | 08:49

Selengkapnya