Berita

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri/Ist

Politik

PDIP hanya Jadi Kekuatan Alternatif Meski Berstatus Pemenang

SABTU, 30 MARET 2024 | 12:11 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Partai politik di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM) diprediksi hanya masuk gerbong cadangan pemerintahan Prabowo-Gibran lima tahun mendatang. Tidak terkecuali bagi PDIP.

Meski berstatus sebagai pemenang pemilu 2024, PDIP yang dipimpin Megawati Soekarnoputri akan lebih banyak berperan sebagai kekuatan alternatif.

"PDIP telah berpengalaman sebagai non the ruling party atau berada di luar pemerintahan dan menjadi kekuatan politik alternatif," kata pengamat politik UI, Ade Reza Haryadi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (30/3).


Keputusan PDIP dalam mengambil peran politik penting bagi keberlangsungan pemerintahan periode 2024-2029.

"Jika PDIP memilih untuk berada di luar pemerintahan, ini dapat menjadi peluang baik memperkuat check and balances yang sehat dan produktif bagi demokrasi," tutup Reza.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya