Berita

Mangga Gedong Gincu/RMOLJabar

Bisnis

Jepang Beri Lampu Hijau Ekspor Mangga Gedong Gincu Sumedang

SABTU, 30 MARET 2024 | 05:57 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Kabupaten Sumedang difasilitasi Injabar Universitas Padjadjaran (Unpad), Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Balai Karantina Indonesia bersiap melakukan ekspor perdana Mangga Gedong Gincu ke Jepang.

Penjabat (Pj) Bupati Sumedang, Herman Suryatman, mengungkapkan bahwa upaya menembus pasar ekspor di Jepang bukanlah hal yang mudah. Hal itu baru bisa terealisasi setelah 17 tahun penantian.

"Pemerintah Jepang telah memberikan lampu hijau untuk ekspor ini," tutur Herman, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Jumat (29/3).


Dukungan juga datang dari Balai Karantina yang membantu Sumedang dalam mengakselerasi proses ekspor Mangga Gedong Gincu ke Jepang.

"Baru saja kita menandatangani komitmen bersama. Insya Allah pada tanggal 17 Agustus 2024, ekspor Mangga Gedong Gincu Sumedang, dan lebih jauhnya Jawa Barat, akan diluncurkan ke Jepang," ujar Herman.

Dia menegaskan bahwa ekspor ini merupakan upaya konkret Pemkab Sumedang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Sementara itu, Direktur Utama Injabar Unpad Keri Lestari merespon positif dan merasa senang keilmuan yang dilakukan Injabar Unpad tidak berakhir hanya dalam satu ranah akademisi, tetapi juga bisa bermanfaat untuk masyarakat.

Dia menambahkan, riset yang dilakukan tim Injabar Unpad bersama multi disiplin ilmu mulai dari fakultas ilmu pertanian, ekonomi, hukum, farmasi dan pertanian telah memberikan sumbangsih yang kuat sehingga Ministry of Agriculture, Forestry and Fisheries (MAFF) Jepang memberikan izin untuk ekspor.

"Tidak beralasan kekhawatiran adanya hama Bactrocela Occipitalis (pada tanaman buah) di Indonesia, terutama di Jawa Barat. Alhamdulillah, untuk ekspor perdana mangga di Indonesia akan dimulai di Jawa Barat berdasarkan hasil riset yang kita lakukan bersama dengan Balai Karantina," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Prasarana dan Sarana Standar Badan Karantina Indonesia, Maman Suparman mengatakan, pihaknya bertugas untuk menjamin Mangga Gedong di Jawa Barat khususnya dari Sumedang bisa diterima di Jepang sesuai persyaratan mereka.

"Kami memastikan persyaratan yang diberikan oleh Jepang akan dipenuhi oleh kita semua dan karantina sebagai jaminan sertifikasinya," pungkas Maman.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Sidang 6 Agustus Bukan Kemenangan yang Dianulir

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:05

Jakarta Libatkan Kawasan Aglomerasi dalam Lestarikan Budaya Betawi

Jumat, 31 Juli 2026 | 04:01

Pengurangan Timbulan Sampah Plastik Bisa Dimulai dari Pasar Tradisional

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:44

Timnas Garuda Bidik Tiga Poin dari Timor Leste

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:17

Hariman hingga Bursah Zarnubi Ramaikan Peluncuran Enam Buku Isti Nugroho

Jumat, 31 Juli 2026 | 03:00

Wakapolri-Wamenhut Konsolidasi Hadapi El Nino dan Karhutla

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:23

Pembunuh Perempuan di Kamar Kos di Grogol Petamburan Dibekuk

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:13

Fahira Idris Sodorkan Tujuh Rekomendasi Bangun Jakarta

Jumat, 31 Juli 2026 | 02:02

Kawasan Transmigrasi Harus Punya Daya Tarik Investasi

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:39

Peluncuran Enam Buku

Jumat, 31 Juli 2026 | 01:28

Selengkapnya