Berita

Prabowo Subianto masih berpeluang ajak PDIP gabung koalisi pemerintah asal lepas dari bayang-bayang Jokowi/Net

Politik

Kalau Prabowo Lepas dari Bayang-bayang Jokowi, PDIP Mungkin Mau Diajak Gabung Kabinet

JUMAT, 29 MARET 2024 | 13:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peluang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) bergabung dengan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto masih cukup terbuka lebar.

Dengan catatan, Ketua Umum Partai Gerindra itu bersikap independen alias lepas dari intervensi Joko Widodo (Jokowi).

Demikian analisis founder Lembaga Survei Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), Hendri Satrio atau Hensat, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (29/3).


“Ada faktor Jokowi yang menghambat PDIP bergabung dengan Prabowo. Kalau Prabowo bisa membuktikan bahwa dia independen kepada Ibu Mega, sangat mungkin PDIP bergabung dengan Prabowo,” jelas Hensat.

Menurutnya, Megawati akan anti dan sangat sulit bergabung dengan koalisi kalau Prabowo masih "disetir" Jokowi dalam menjalankan pemerintahannya kelak.

“Kalau tak bisa menjaga independensinya, menurut saya akan sulit sekali Prabowo mengajak PDIP masuk, bahkan untuk bertemu dengan Ibu Mega,” pungkas Hensat.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya