Berita

Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah alias Semar (tengah)/Ist

Politik

Gelar Syukuran Milad, Rampai Nusantara Serukan Persatuan Anak Bangsa

KAMIS, 28 MARET 2024 | 18:31 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dewan Eksekutif Rampai Nusantara menggelar syukuran dan santunan anak yatim piatu dalam rangka memperingati hari lahir ketiga beberapa waktu lalu.

Syukuran tersebut dihadiri pengurus dan anggota, di antaranya Waketum Rampai Nusantara Denny Cagur dan juga para tokoh dari berbagai kalangan. Selain itu cukup banyak aktivis 98 yang terlihat hadir dalam syukuran tersebut.

Ketua Umum Rampai Nusantara Mardiansyah alias Semar menyerukan persatuan sesama anak bangsa pasca pemilu yang baru saja usai dan menyampaikan rasa bersyukurnya atas eksistensi organisasi kemasyarakatan tersebut semakin baik dari tahun ke tahun, terutama pada aksi sosial di tengah masyarakat.


"Kami bersyukur Rampai Nusantara yang dalam waktu 3 tahun ini semakin memantapkan kiprahnya baik di pusat maupun daerah dengan melakukan berbagai kegiatan yang menyentuh masyarakat langsung untuk memberikan kemanfaatan bagi semua orang tanpa terkecuali di seluruh wilayah Nusantara," jelas Semar dalam keterangannya, Kamis (28/3).

Dia berharap Rampai Nusantara terus mewarnai dalam membangun kemajuan bangsa ke depan. Dalam momentum yang baik pada bulan suci Ramadan ini, Mardiansyah menyerukan kepada seluruh anak bangsa untuk menyudahi perselisihan usai pemilu.

"Hari ini kami menggelar syukuran dan santunan yatim piatu semoga organisasi ini terus bisa menebar kebaikan dan memberikan manfaat untuk masyarakat di seluruh Indonesia," tambahnya

"Rampai Nusantara juga serukan persatuan sesama anak bangsa dari seluruh kelompok kepentingan yang bertarung dalam pemilu lalu agar bisa bergandengan tangan bersama-sama menuju Indonesia Maju," pungkas Semar.

Diketahui, Rampai Nusantara merupakan organisasi masyarakat yang dilahirkan pada tahun 2021 tersebut kini sudah memiliki jaringan kepengurusan di 34 provinsi, 298 Kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya