Berita

Ditlantas Polda Jawa Tengah akan menyiapkan beberapa jalur alternatif untuk siap mengantisipasi potensi banjir di Jalur Pantura Semarang hingga Kudus/RMOLJateng

Presisi

Jalur Pantura Demak-Kudus Tengah Diperbaiki, Ditlantas Polda Jateng Tetap Siapkan Rute Alternatif Mudik

KAMIS, 28 MARET 2024 | 15:38 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Jelang arus mudik Lebaran 2024, upaya perbaikan jalur Pantura di wilayah Demak hingga Kudus terus digenjot Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY. Namun begitu, Ditlantas Polda Jateng, enggan ambil resiko dengan tetap menyiapkan rute alternatif bagi para pemudik.

"Kita sudah berkoordinasi dengan seluruh jajaran Polres di Jawa Tengah untuk melakukan persiapan guna cek jalur mudik. Wilayah-wilayah tertentu kita petakan sebagai titik rawan bencana alam seperti banjir, kecelakaan, dan kemacetan. Selain jalur utama, ada ruas-ruas alternatif yang dipersiapkan untuk mengurai kepadatan arus selama mudik dan balik," beber Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Sonny Irawan, dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Kamis (28/3).

Selain itu, langkah ini juga dilakukan mengingat selama arus mudik Lebaran tahun ini diprediksi masih berpotensi terjadi  banjir.


Diketahui, terdapat beberapa titik rawan banjir berdasarkan pemetaan sementara, antara lain di Jalur Pantura mulai Semarang, Demak, sampai ke perbatasan Kudus yang beberapa waktu ini terkena banjir.

Jalur alternatif untuk menghindari kemungkinan terburuk seandainya jalur kembali tidak dapat dilewati sampai rekayasa pengalihan arus pun telah masuk dalam persiapan agar tidak sampai menghambat kelancaran arus mudik.

Sonny menjelaskan, pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan jajaran Polres di wilayah kabupaten dan kota untuk memastikan kesiapan jalur mudik aman sampai pelaksanaan mudik Lebaran nanti. Dengan demikian, rekayasa pengalihan arus dan sebagainya dapat siap sewaktu-waktu dijalankan.

"Banjir yang sempat terjadi di Pantura dari Semarang, Demak, sampai Kudus masih jadi prioritas persiapan untuk menghadapi arus mudik Lebaran besok. Kita telah menyiapkan beberapa jalur alternatif untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk," tutup Sonny.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya