Berita

Tim kuasa hukum Prabowo-Gibran, Otto Hasibuan/RMOL

Hukum

Otto Hasibuan Anggap Gugatan 01 dan 03 Salah Kamar

KAMIS, 28 MARET 2024 | 15:29 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tim kuasa hukum Prabowo-Gibran, Otto Hasibuan menyebut perkara yang dilayangkan kubu 01 dan 03 tidak tepat diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Seharusnya, bila ada pelanggaran Pemilu 2024 dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

“Kita tahu perkara ini seharusnya tidak diajukan ke MK melainkan ke Bawaslu. Karena isi permohonan tidak sesuai dengan ketentuan undang-undang khususnya Pasal 475 UU Pemilu. Sehingga dapatlah dikatakan permohonan permohonan tersebut adalah salah kamar,” tegas Otto Hasibuan ketika membacakan mukadimahnya dalam sidang sengketa Pilpres 2024, Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (28/3).

Otto menambahkan, bahwa petitum para pemohon dalam hal ini kubu 01 dan 03 tidak sesuai dengan hukum acara yang berlaku di Mahkamah Konstitusi.


“Karena kita lihat seperti itu, pemohon telah menyasar ke mana-mana. Sehingga terkesan permohonan tersebut, seperti petitum Sapu Jagat,” jelasnya.

Terlebih, nama Presiden Joko Widodo (Jokowi) ikut disinggung oleh para pemohon, sehingga petitum yang diajukan kurang tepat.

“Karena pihak-pihak yang tidak dalam pihak perkara ini dimintakan untuk diperintahkan oleh Mahkamah Konstitusi untuk dihukum atau diperintahkan untuk melakukan,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya