Berita

Harvey Moeis mengenakan rompi tahanan kejaksaan/RMOL

Hukum

Kejagung Jangan Berhenti Usut Kasus Timah hanya di Harvey Moeis

KAMIS, 28 MARET 2024 | 14:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pengusutan kasus dugaan korupsi tata kelola timah di Bangka Belitung (Babel) harus diusut secara menyeluruh, termasuk pihak-pihak lain yang diduga turut terlibat.

Hal tersebut ditegaskan ahli hukum pidana Hery Firmansyah merespons penahanan tersangka baru kasus IUP PT Timah tahun 2015-2023, yakni Harvey Moeis oleh Kejaksaan Agung RI.

Hery meyakini, masih banyak pihak lain yang terlibat. Apalagi, Harvey merupakan tersangka ke-16 dalam kasus tersebut.


"Fenomena tindak pidana ini sangat mungkin tidak hanya dilakukan oleh satu pihak saja, semisal dari pengusaha. Namun, (juga melibatkan) dari pihak lain," kata Hery kepada wartawan, Kamis (28/3).

Hery menyarankan, Kejagung harus berdasarkan pada aturan hukum yang benar dan profesional dalam mengusut kasus tersebut. Sehingga, tak terkesan hanya mengejar banyak tersangka, tetapi minim unsur pembuktiannya.

"Jangan sampai hanya terkesan mengejar banyak tersangka, namun minim dalam hal unsur pembuktian kesalahan tersangka dan keterlibatan mereka dalam tindak pidana tersebut," lanjutnya.

Hery melanjutkan, kasus ini masuk dalam kejahatan korporasi. Maka, Penyidik Kejagung perlu menguasai dan memahami masalah tersebut. Apalagi, ada berbagai modus yang dilakukan para tersangka.

"Penguasaan pemahaman tindak pidana korporasi sebagai entitasnya harus 'khatam' dikuasai penyidik karena banyak modus yang mungkin dilakukan untuk dapat melakukan kejahatannya," pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya