Berita

Perdana Menteri Irlandia Michael Martin/Net

Dunia

Irlandia Bakal Ikut Campur dalam Proses Sidang Israel di ICJ

KAMIS, 28 MARET 2024 | 14:17 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kasus genosida Israel yang diajukan Afrika Selatan ke Mahkamah Internasional (ICJ) akan ikut diintervensi oleh Irlandia.

Negara asal benua Eropa itu mengaku akan ikut memastikan bahwa kasus tersebut diusut hingga tuntas, mengingat sudah banyak sekali pelanggaran hak asasi manusia yang dilaporkan.

"Daftarnya terus bertambah. Harus dihentikan. Pandangan komunitas internasional sudah jelas. Cukup sudah," ujar Menteri Luar Negeri Micheal Martin, seperti dikutip dari Reuters pada Kamis (28/3).


Martin tidak mengatakan bentuk intervensi apa yang akan diambil. Tetapi dia menegaskan bahwa langkah tersebut diputuskan setelah analisis hukum dan kebijakan serta konsultasi dengan beberapa mitra termasuk Afrika Selatan.

Selain itu, intervensi Irlandia sifatnya tidak memihak, tetapi tetap memberikan ruang bagi negara itu untuk memberikan pandangannya terhadap satu atau lebih ketentuan Konvensi Genosida yang dipermasalahkan dalam kasus tersebut.

Serangan yang dipimpin Hamas pada 7 Oktober lalu menewaskan 1.200 orang dan mengakibatkan lebih dari 250 orang disandera.

Sejak itu, serangan balasan Israel di Gaza telah menewaskan lebih dari 32.000 orang.

Irlandia yang sudah lama memperjuangkan hak-hak Palestina, pekan lalu bergabung dengan Spanyol, Malta dan Slovenia dalam mengambil langkah pertama menuju pengakuan kenegaraan yang dideklarasikan oleh Palestina di Tepi Barat.

Israel mengecam tindakan negara-negara tersebut karena akan mempersulit upaya negosiasi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya