Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Prestasi Cemerlang Bikin Airlangga Tak Tergantikan

KAMIS, 28 MARET 2024 | 12:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kepemimpinan Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar dinilai cemerlang, karena pada Pemilu 2024 berhasil masuk 3 besar perolehan suara dan kursi parlemen terbanyak secara nasional.

Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai prestasi Airlangga yang membawa Golkar menduduki urutan kedua perolehan suara dan kursi terbanyak nasional, tak bisa dilakukan ketua umum sebelumnya.

Dengan catatan perolehan 23.208.654 atau 15,29 persen suara di Pemilu 2024, Hendri memandang isu tentang kursi Ketua Umum Golkar yang diemban Airlangga akan digantikan Bambang Soesatyo atau Bahlil Lahadalia, tidak masuk akal.


"Lucu sekali bila ada partai se-dewasa Golkar ada isu menggantikan Airlangga yang jelas prestasinya cemerlang selama ini," ujar pria yang karib disapa Hensat itu kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/3).

Menurut akademisi Universitas Paramadina itu, yang paling mungkin menggantikan Airlangga untuk memimpin partai berlambang pohon beringin itu hanya satu orang, yaitu Presiden Joko Widodo.

"Satu-satunya nama yang harus diwaspadai hanyalah Jokowi. Apa yang bisa menahan seorang Jokowi untuk menjadi ketua umum Golkar? Apakah AD/ART partai? Menurut saya perubahan AD/ART tidak perlu melalui MK, cukup di internal partai saja," tuturnya.

Maka dari itu, Hensat memandang hanya tersisa dua pilihan bagi para penantang Airlangga jika ingin memastikan Golkar terus juara. Pertama, mengaku setia kepada Airlangga, atau kedua mendorong Presiden Jokowi untuk duduk di kursi Ketua Umum Partai Golkar.

"Saat ini hanya tersisa dua pilihan bagi para calon ketum Golkar yang berusaha untuk menantang Airlangga. Menyatakan loyal kepada Airlangga atau mendorong Jokowi untuk menggantikan Airlangga," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya