Berita

Tenda yang didirikan BPBD Jatim untuk pengungsi di Bawean/RMOLJatim

Nusantara

327 Kali Gempa Susulan, Puluhan Ribu Warga Bawean Pilih Ngungsi

KAMIS, 28 MARET 2024 | 08:46 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Gempa susulan di Bawean, Gresik, tak kunjung berhenti. Bahkan, hingga pukul 17.20 WIB, sore kemarin, gempa susulan terjadi sekitar 327 kali.

Sebab itu warga Pulau Bawean khawatir dan memilih mengungsi ke tempat yang dinilai lebih aman.

Mereka mengungsi di kantor Kecamatan Sangkapura dan Kecamatan Tambak, Kabupaten Gresik. Sebagian besar bahkan memilih tidur di luar rumah.


Data Pusdalops BPBD Jatim, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (28/3), menyebutkan, saat ini jumlah pengungsi mencapai 34.049 jiwa.

Karena jumlah pengungsi terus bertambah, Tim BPBD Jatim bersama tim gabungan dari BPBD Gresik, TNI, Polri dan relawan, mendirikan sejumlah tenda darurat.

Ditemui di lokasi, Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, mengatakan, pihaknya mendirikan tenda ukuran 4x4 meter di Dusun Gunungmas dan Dusun Raba, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura.

Selain tenda, BPBD Jatim juga terus mendistribusikan bantuan logistik dari Posko induk di Kecamatan Sangkapura ke beberapa titik, seperti Posko Dapur Umum (DU) Tagana di Kecamatan Tambak, dan Posko Dapur Umum TNI di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Sangkapura.

Gempa bumi di Tuban beberapa waktu lalu berdampak di Pulau Bawean, tepatnya di 17 desa di Kecamatan Sangkapura dan 13 desa di Kecamatan Tambak.

Sementara enam daerah lain juga merasakan dampak, seperti Kabupaten Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Kota Surabaya, Sidoarjo dan Pamekasan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya