Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Dunia

Sudarnoto: AS Main Aman dengan Abstain di Resolusi Gencatan Senjata Gaza

RABU, 27 MARET 2024 | 13:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Keputusan Amerika Serikat untuk abstein dalam pemungutan suara Dewan Keamanan PBB tentang gencatan senjata Gaza, dinilai sebagai langkah yang cukup hati-hati untuk mempertahankan posisinya di mata internasional.

Begitu yang disampaikan oleh Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Rabu (27/3).

Menurut Sudarnoto, AS tampaknya mulai hati-hati dalam mengambil keputusan yang berkaitan dengan Israel dan Palestina.


Pasalnya, AS dihadapkan pada ekspektasi masyarakat internasional yang menginginkan penghormatan terhadap HAM Palestina.

Di sisi lain, AS juga harus menunjukkan kepedulian terhadap Israel. Karena seandainya AS mengikuti suara-suara internasional, mereka juga akan kehilangan mitra kuatnya di Timur Tengah.

"Sikap abstein AS adalah jalan yang aman untuk AS di mata Israel dan dunia internasional," kata Sudarnoto.

Ketua MUI itu menyebut AS saat ini dalam posisi dilema karena tindakan Israel, tetapi tidak ingin kepercayaan publik runtuh kepada negara demokratis itu.

"AS tidak ingin situasi keruntuhan moral atau kehilangan trust internasional berkelanjutan. Dia bersikap hati-hati dengan cara abstain. Itu memberikan jalan yang lebih lunak tidak seperti pilihan israel," paparnya.

Lebih lanjut, Sudarnoto menyoroti bagaimana AS dan Israel sendiri sebetulnya merasa tidak puas dengan resolusi yang baru saya diadopsi DK PBB awal pekan ini.

"Baik Israel maupun AS tidak puas dengan resolusi karena tidak ada pernyataan yang menyebutkan bahwa Hamas itu teroris," jelasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya