Berita

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro ikut terjun mengawal pengamanan di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta Pusat, Rabu (27/3)/RMOL

Presisi

Gedung MK Dijaga Lebih dari Seribu Polisi

RABU, 27 MARET 2024 | 12:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) di Jakarta hari ini mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Setidaknya, ada 1.233 personel Polri mengawal sidang pendahuluan Perselisihan Hasil Pemilihan Presiden Umum Presiden dan Wakil Presiden (PHPU Presiden) Tahun 2024, di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (27/3).

"Kami menerjunkan 1.233 personel gabungan yang mengamankan kegiatan di Gedung Mahkamah Konstitusi, baik itu dari sisi dalam maupun dari sisi luar," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro.


Susatyo juga mengimbau kepada warga atau kelompok aliansi yang akan menyampaikan aspirasi siang ini untuk memperhatikan hak-hak masyarakat lain.

"Tentunya harus memperhatikan hak-hak masyarakat lainnya, sehingga aturan dalam undang-undang penyampaian pendapat di muka umum harap dipatuhi," kata Susatyo.

Pihak kepolisian juga menyiapkan lokasi tertentu untuk penyampaian aspirasi masyarakat.

Sementara itu, dua arus di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat yang melintasi kantor MK, dilakukan penutupan jalan sejak Rabu pagi.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOL di jalan masuk pertama Jalan Medan Merdeka Barat dari Kawasan Patung Kuda, penutupan jalan dilakukan menggunakan barier plastik setinggi 2 meter.

Barier-barier tersebut disusun horizontal di kedua arah Jalan Medan Merdeka Barat, dan dilapisi barier beton setinggi 1,5 meter yang dilengkapi dengan kawat berduri.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya