Berita

Calon Presiden Anies Rasyid Baswedan/Ist

Politik

Anies: Saatnya Meneguhkan Kedaulatan Hukum dan Nilai Demokrasi

RABU, 27 MARET 2024 | 10:19 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Saat ini waktunya meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi, kedaulatan hukum, dan hak asasi manusia.

Hal itu disampaikan Calon Presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, saat membacakan pemaparan awal di sidang gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU), di Gedung Mahkamah Konstitusi, Rabu (27/3).

Anies dan Muhaimin Iskandar bersama tim hukum menghadiri pemeriksaan pendahuluan dengan perkara No 1/PHPU.PRES-XXII/2024.


Pada kesempatan itu Anies mempertanyakan, apakah Indonesia akan jadi negara yang menghargai dan memperjuangkan konstitusi sebagai pilar tertinggi demokrasi, atau akan mereduksi menjadi sekadar alat untuk pelanggengan kekuasaan tanpa pengawasan?

"Mari wujudkan esensi sejati demokrasi, atau apakah kita akan berpaling dari prinsip itu dan memilih jalan di mana suara-suara oligarki diberi prevalensi, mengesampingkan kesejahteraan umum dan mengabaikan kepentingan nasional yang lebih luas," paparnya.

Saat ini, tandas dia, adalah waktunya meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai demokrasi, kedaulatan hukum, dan hak asasi manusia.

Dia pun menggugah para hakim MK, dengan mengatakan, situasi saat ini mendesak dan kritis, serta memerlukan pertimbangan mendalam dan keputusan yang bijaksana.

"Ini waktu untuk menunjukkan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar, tidak hanya dalam aspek wilayah, populasi atau angka-angka ekonomi, tetapi juga dalam aspek kebijaksanaan, keberanian," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya