Berita

Earbud produksi Meiji/Net

Tekno

Earbud Berbentuk Permen Jamur buatan Meiji Ludes Terjual dalam 10 Menit

RABU, 27 MARET 2024 | 10:15 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bentuknya yang unik dan lucu akan membuat orang tertipu; mengira Anda memasukkan butiran coklat berbentuk jamur ke dalam telinga Anda. Mereka mungkin juga akan terheran-heran melihat Anda menyimpan coklat itu ke wadah pengisi daya.

Meiji, yang biasanya memproduksi permen dan coklat, kali ini berinovasi menciptakan headphone nirkabel atau earbud berbentuk permen coklat. Tidak disangka produknya ini laku keras.  

Produsen permen Jepang itu berhasil menjual seluruh earbud edisi terbatasnya. Hanya dalam waktu 10 menit, pada Selasa (26/3) waktu setempat, 3.500 unir earbud yang dijual di situs crowdfunding Makuake langsung habis.


Earbud itu dibanderol seharga 29.800 yen (atau sekitar Rp3,1 juta).

“Kami terkejut dengan tanggapan yang tidak terduga ini,” kata perwakilan Meiji, seperti dikutip dari Nikkei, Rabu (27/3).  

"Tidak ada rencana untuk menjual lebih banyak saat ini," lanjutnya.

Jika dilihat dari bentuknya, perangkat ini sangat mirip dengan manisan Kinoko no Yama berbentuk jamur milik Meiji, yang pertama kali dijual pada tahun 1975 dan disebut Chocorooms dalam bahasa Inggris.  

Permen ini telah lama mendapat banyak perhatian di Jepang, bersama dengan coklat berbentuk rebung Takenoko no Sato.

Meiji mulai mengembangkan earbud pada tahun 2023 dan mengatakan bahwa earbud tersebut akan berfungsi sebagai batu loncatan untuk meningkatkan profil merek global.

Earbud telah menarik perhatian karena kemampuannya melakukan interpretasi simultan dalam 144 bahasa melalui aplikasi. Meiji memanfaatkan tampilan Chocorooms yang terpasang di telinga untuk menarik minat orang-orang dari luar Jepang terhadap merek tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya