Berita

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Koalisi Indonesia Maju Tak Masalah TKN Diubah Jadi GSN

RABU, 27 MARET 2024 | 07:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Gerindra memastikan semua partai politik di Koalisi Indonesia Maju (KIM) tidak masalah dengan perubahan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran dengan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN).

"Cocok aja. Itu kan bukan lembaga politik," kata Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (27/3).

Menurutnya, GSN dibentuk Calon Presiden Prabowo Subianto untuk menampung aspirasi pendukung yang telah bersama-sama di TKN.


"Ya ini kan satu pandangan dan aspirasi politik yang sudah terbangun, untuk mencapai tujuan Pak Prabowo dan Mas Gibran menang Pilpres," katanya lagi.

Menurut dia, nantinya GSN akan mengorkestrasi pandangan politik pemerintahan dan bisa memberikan sumbangsih saran terhadap sejumlah permasalahan masyarakat.

"Dawai politik ini sudah diorkestra dengan baik oleh TKN. Ke depan kan banyak hal yang belum mendapat supporting, misalnya persoalan sosial, kemanusiaan, dan lainnya," jelasnya.

Dia berharap Gerakan Solidaritas Nasional menjadi forum silaturahmi yang mengarah kepada hal-hal positif bagi kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan Indonesia.

Dia mencontohkan bencana yang terjadi bencana di Demak dan Sumatera Barat, bagaimana bisa menyalurkan berbagai macam support, dukungan moral, material, kepada para korban.

"Itu salah satunya. Orientasinya untuk menjaga kebersamaan, solidaritas, silaturahmi, kira-kira begitu," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya