Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Warga Desak Harga Tiket Pesawat Turun setelah Indonesia Ambil Kembali Ruang Udara Natuna

SELASA, 26 MARET 2024 | 16:11 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Warga Natuna meminta penurunan harga tiket pesawat ke daerah mereka, setelah Indonesia resmi mengambil alih pengelolaan ruang udara yang meliputi semua informasi penerbangan atau Flight Information Region (FIR) dari kendali Singapura.

Keputusan yang disahkan pada Minggu (22/3) kemarin itu telah membawa harapan baru bagi warga Natuna, Kepulauan Riau, mengenai harga tiket pesawat yang saat ini dianggap tidak masuk akal.

Harga tiket pesawat dari Natuna ke Batam sejauh ini mencapai lebih dari Rp2,6 juta untuk sekali perjalanan.


Seorang warga Natuna, Almarozi, mengungkapkan harapannya agar harga tiket pesawat dapat turun menjadi sekitar Rp700 ribu hingga Rp1 juta. Ia mengeluhkan beban biaya tinggi yang harus ditanggung setiap kali melakukan perjalanan ke luar daerah.

"Saya berharap harga tiket pesawat turunlah. Kalau bisa Rp700 ribu hingga Rp1 juta sekali terbang dari Natuna-Batam," katanya dikutip Selasa (26/3).

Menurut Almarozi, biaya pesawat di Natuna sangat tinggi karena saat ini hanya ada dua pilihan maskapai yang melayani rute Natuna-Batam, yakni Wings Air dan NAM Air.

"Untuk Wings Air jadwal penerbangnya setiap hari, tapi tiketnya mahal. Maskapai NAM Air sedikit murah tapi tiketnya selalu habis dan jadwalnya hanya Kamis dan Sabtu," ungkapnya.

Dengan diturunkannya harga tiket pesawat, sambung Rozi hal tersebut dapat sangat membantu meringankan beban biaya perjalanan, terutama bagi mereka yang sering melakukan perjalanan ke luar daerah.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya