Berita

Anggota DPD RI, Jimly Asshiddiqie/Ist

Politik

Jimly Bandingkan Pemilu 2019 dengan 2024, Mana Lebih Buruk?

SELASA, 26 MARET 2024 | 15:45 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jumlah gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) pada 2024 ternyata tak sebanyak perkara gugatan hasil Pemilu 2019.

Hal ini pun mendapat perhatian khusus dari pimpinan Mahkamah Konstitusi periode 2003-2008, Jimly Asshiddiqie.

"Perkara PHPU Pemilu 2024 di MK 278, jauh lebih sedikit dari 2019 sebanyak 340 perkara," tulis Jimly melalui akun X pribadinya, Selasa (26/3).


Tidak hanya soal perkara gugatan, Anggota DPD RI itu juga membandingkan jumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal pada Pemilu 2024 dan 2019.

"Petugas Pemilu 2024 yang meninggal 94 orang, jauh lebih sedikit dari 2019, 894 orang," sambung Jimly.

Selain itu, menurut Jimly, pada Pemilu 2024, peran Presiden Joko Widodo juga tidak terlalu menonjol. Berbeda saat 2019 lalu di mana Jokowi maju Pilpres dengan status petahana.

"Jokowi sebagai petahana juga aktif kampanye di 2019, sedangkan di 2024 ia tidak kampanye. Apa tidak berarti Pemilu 2019 lebih buruk?" tanya Jimly.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Penegakan Hukum Sengketa Perubahan Legalitas Soksi Tak Boleh Tebang Pilih

Senin, 18 Mei 2026 | 00:23

MUI Lega Sidang Isbat Iduladha Tak Munculkan Perbedaan

Senin, 18 Mei 2026 | 00:04

Rombongan Trump Buang Semua Barang China, Pengamat: Perang Intelijen Masuk Level Paranoia Strategis

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:34

GEM Kembangkan Ekosistem Industri Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:13

Data Besar, Nasib Berceceran

Minggu, 17 Mei 2026 | 23:00

Bobotoh Penuhi Jalanan Kota Bandung, Otw Hattrick Juara!

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:40

Relawan: Maksud Prabowo Soal Warga Desa Tak Pakai Dolar Baik

Minggu, 17 Mei 2026 | 22:12

Bagaimana Nasib Jakarta Setelah Putusan MK?

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:44

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Minggu, 17 Mei 2026 | 21:00

BNI: Kemenangan Leo-Daniel Hadiah Istimewa untuk Rakyat Indonesia

Minggu, 17 Mei 2026 | 20:41

Selengkapnya