Berita

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump/Net

Dunia

Trump Minta Israel Segera Selesaikan Perang

SELASA, 26 MARET 2024 | 14:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyarankan agar Israel menyelesaikan perangnya dalam waktu dekat.

Hal itu disampaikan Trump dalam sebuah wawancara dengan Israel Hayom pada Senin (25/3).

Trump mengaku akan mengambil tindakan yang sama seperti Israel setelah diserang secara mendadak oleh Hamas 7 Oktober lalu.


Tetapi menurutnya, sudah saatnya perang diakhiri, mengingat durasi perang yang hampir enam bulan dan korban jiwa di pihak Gaza yang sudah lebih 32.000 orang.

"Kamu harus menyelesaikannya, kamu harus menyelesaikannya," tegas Trump, seperti dimuat Al-Jazeera.

Bukan tanpa alasan Trump menyuruh Israel berhenti. Dia juga menyadari bahwa saat ini dukungan internasional mulai menurun akibat kekejaman tentara Tel Aviv.

“Israel harus sangat berhati-hati, karena Anda kehilangan banyak wilayah di dunia, Anda kehilangan banyak dukungan,” tambah Trump.

Trump sering menyebut dirinya sebagai pendukung Israel, merujuk pada keputusannya untuk memindahkan Kedutaan Besar AS ke Yerusalem dan peran pemerintahannya.

Dia juga menengahi Perjanjian Abraham tahun 2020, yang menjadikan negara-negara Arab termasuk Uni Emirat Arab dan Bahrain menormalisasi hubungan dengan Israel.

Warga Palestina telah lama menentang kebijakan tersebut.

Komentar Trump dipublikasikan setelah Dewan Keamanan PBB memutuskan untuk segera melakukan gencatan senjata.

Keputusan tersebut disahkan setelah Washington memilih abstain dan tidak menggunakan hak vetonya.

Israel menyatakan akan melanjutkan serangannya sampai Hamas hancur dan tawanan lainnya dibebaskan, dan ingin menyerang kota Rafah di Gaza selatan, tempat lebih dari satu juta warga Palestina mengungsi. Rencana tersebut telah menimbulkan kekhawatiran di AS.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya