Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat jumpa pers di kantor DPP PDIP, Jakarta, Senin (25/3)/RMOL

Politik

PDIP Minta Kader Tetap Optimistis Menyikapi Hasil Pemilu 2024

SENIN, 25 MARET 2024 | 19:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tidak mudah bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) meraih hattrick alias tiga kali kemenangan Pemilu berturut-turut di tengah abuse of power Presiden Joko Widodo.

Hal ini dituturkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, saat menyampaikan sikap terkait hasil Pemilu, di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (25/3).
 
"Kecurangan dari hulu, dari rekayasa hukum di Mahkamah Konstitusi, hingga di tingkat proses, sampai di hilir. Bahkan sekarang pun masih banyak intimidasi dilakukan, itu menjadi sisi gelap demokrasi di Indonesia," kata Hasto.


Namun demikian, dia berharap seluruh kader PDIP tetap optimistis dalam menyikapi hasil Pemilu 2024.

Sebab, perolehan suara PDIP di tingkat kabupaten atau kota pada Pemilu 2024 mengalami peningkatan dibandingkan 2019.

"Jadi, di tingkat kabupaten atau kota, perolehan kami justru meningkat, dari 2.806 pada 2019 menjadi 2.823 kursi atau naik 17 kursi," papar Hasto.

Eksistensi PDIP, lanjut Hasto, di tingkat kabupaten/kota juga sangat tinggi dan berhasil mendominasi kursi pimpinan DPRD.

"Ketua DPRD dari PDI Perjuangan berdasarkan penghitungan yang ada itu 152 Ketua DPRD di tingkat kabupaten kota atau 30 persen, sementara wakil ketua di 157 kabupaten kota," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya