Berita

Suasana Raker Menteri ATR/BPN, Agus Harimurti Yudhoyono, dengan Komisi II DPR, Senin (25/3)/RMOL

Politik

Raker Perdana dengan Komisi II DPR, AHY Paparkan 4 Program Prioritas

SENIN, 25 MARET 2024 | 17:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memaparkan sejumlah program prioritas Kementerian yang kini dinakhodainya dalam rapat kerja (Raker) perdana dengan Komisi II DPR RI, di Ruang Rapat Komisi II DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin sore (25/3).

Program pertama, Kementerian ATR/BPN akan menyukseskan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur dengan menyelesaikan status 2.086 hektare lahan di sekitar kawasan inti IKN.

“Dengan tetap menjaga rasa keadilan bagi masyarakat," kata AHY, di hadapan anggota Komisi II.


Program kedua, lanjut AHY, Kementerian ATR/BPN mendukung terjaganya iklim investasi yang sehat, sekaligus hadirnya rasa keadilan bagi masyarakat. Khususnya dalam penyelesaian kasus Rempang di Kepulauan Riau.

Ketiga, menyelamatkan aset-aset negara, di antaranya dalam penyelesaian kasus hukum Hotel Sultan Jakarta.

"Empat, memberantas mafia tanah yang menyengsarakan rakyat dan merugikan keuangan negara," tegas AHY.

Terkait mafia tanah, Ketua Umum Partai Demokrat ini mengakui perlu penanganan khusus. Oleh sebab itu, dirinya menekankan aspek pencegahan dalam hal pemberantasan mafia tanah.

"Kegiatan pencegahan dilakukan dengan proses sertifikasi secara masif. Dengan adanya sertifikat, rakyat punya kepastian hukum," ucapnya.

"Pencegahan juga dilakukan secara internal, melalui kerja sama intensif dengan aparat penegak hukum baik kepolisian, maupun kejaksaan," demikian AHY.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya