Berita

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP, Nabil Haroen atau Gus Nabil/Net

Politik

Soal THR untuk Ojol, Komisi IX DPR: Mereka Bukan Sapi Perah

SENIN, 25 MARET 2024 | 11:26 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi IX DPR menyambut baik imbauan pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan terkait Tunjangan Hari Raya (THR) yang besarannya disesuaikan mekanisme perusahaan bagi pengemudi ojek online (Ojol).

Anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PDIP, Nabil Haroen atau Gus Nabil, menilai Surat Edaran Menaker Nomor M/2/HK.04/III/2024 tentang THR 2024 bagi pekerja/buruh di perusahaan, dalam rangka mendorong perusahaan memberikan tunjangan yang manusiawi kepada pengemudi Ojol.

“Seharusnya perusahaan platform transportasi online juga memberikan hak konkret kepada para pengemudi. Jangan sampai pengemudi hanya jadi sapi perah, atau pekerja yang hanya diperas keringatnya,” tegas Gus Nabil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/3).


Menurutnya, para pendiri dan direksi perusahaan sekelas Grab, Gojek, Maxim, dan sejenisnya, sudah seharusnya memikirkan mekanisme manusiawi, agar para pekerja ojek online juga punya masa depan lebih baik.

THR, kata dia, merupakan bagian dari instrumen kesejahteraan pekerja. Meski sebagai mitra, bukan dianggap sebagai pekerja yang terikat kontrak kerja langsung, pengemudi online juga harus diberi peningkatan kesejahteraan.

“Apalagi perusahaan-perusahaan itu sudah untung dengan jumlah besar, hingga triliun rupiah selama beroperasi beberapa tahun terakhir. Ini tidak hanya aspek regulasi, tapi juga kemanusiaan. Perusahaan harus memenuhi itu,” pungkasnya.mohonan, dan ?DPD 12 pengajuan permohonan," tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya