Berita

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Prof Dailami Firdaus/Ist

Nusantara

Senator Dailami Ajak Warga Jadi Jumantik Mandiri

MINGGU, 24 MARET 2024 | 06:21 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Buntut anomali cuaca di Jakarta menyebabkan kondisi cuaca panas dan hujan tidak menentu. Hal ini mengakibatkan angka penyakit demam berdarah (DBD) di Jakarta naik drastis.

Per 18 Maret 2024, total kasus DBD Jakarta mencapai 1.729. Sementara jumlah warga yang terjangkit naik 1.102 orang dari sebelumnya 627 kasus pada 19 Februari 2024.

Kasus DBD di Jakarta terbanyak di wilayah Jakarta Barat. Ada 526 kasus DBD terjadi pada anak-anak hingga dewasa di Jakarta Barat. Kemudian Jakarta Selatan 450 kasus, Jakarta Timur 395 kasus, Jakarta Utara 194 kasus, Jakarta Pusat 115 kasus, dan Kepulauan Seribu 13 kasus.


Anggota Dewan Perwakilan Daerah Provinsi DKI Jakarta, Prof Dailami Firdaus mendorong seluruh stakeholder bersama-sama menanggulangi kasus DBD.

"Kita semua harus menjadi jumantik mandiri di tempat tinggal kita, di lingkungan wilayah sekitar kita. Kita harus sangat peduli, koordinasikan dengan fasilitas kesehatan di lingkungan apabila ditemukan indikasi DBD," kata Dailami dalam keterangannya, Minggu (24/3).

Senator Provinsi DKI Jakarta ini juga menambahkan, banyak langkah preventif kesehatan yang bisa warga lakukan, seperti menguras bak mandi seminggu sekali, membersihkan juga wadah penampung air lainnya, memasang kasa dan kelambu nyamuk, tak menumpuk atau menggantung baju terlalu lama.

"Gunakan lotion atau krim antinyamuk, gunakan pakaian tertutup saat keluar rumah. Terapkan pola hidup bersih dan sehat, jaga pola buka puasa dan sahur kita," kata Dailami.  

Terakhir, Dailami berharap Dinas Kesehatan DKI Jakarta dapat berkerja dengan baik dalam penanggulangan DBD agar tidak naik terus.

"Kita juga harus mengambil langkah cerdas dan preventif kesehatan dengan baik," tutup Dailami.



Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya