Berita

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan Prabowo-Gibran Jawa Barat, Ridwan Kamil, usai acara Buka Bersama di Bandung, Sabtu malam (23/3)/Net

Politik

Raih Target Suara, Ridwan Kamil Bubarkan TKD 02 Jabar

MINGGU, 24 MARET 2024 | 01:44 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, di Jawa Barat resmi dibubarkan.
 
Pembubaran TKD Prabowo-Gibran Jabar itu dilakukan dalam kegiatan terakhir berupa buka bersama dan syukuran atas hasil pemilihan presiden (pilpres) di Bandung, Sabtu malam (23/3).

"Tadi sudah saya sampaikan bahwa ini adalah acara terakhir. Maka dengan ini TKD kami bubarkan," ucap Ridwan Kamil yang merupakan Ketua TKD Jabar, Sabtu malam (23/3).


Kata Ridwan Kamil, pembubaran ini dilakukan setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengumumkan pasangan nomor urut 2 memenangkan Pilpres 2024 dengan 58,6 persen suara. Jumlah suara ini yang hampir sama dengan perolehan di Jabar.

"Sesuai target, di Jabar di angka 55-60 persen," jelas Kang Emil, sapaan akrabnya.

Dituturkan Kang Emil, di Jawa Barat, Prabowo-Gibran unggul di 26 kabupaten dan kota, kecuali di Kabupaten Kuningan.

"Di Kuningan kalahnya beda tipis," ungkapnya.

Usai pembubaran ini, Emil menyebut tugas para relawan saat ini adalah mengawal aspirasi warga Jabar agar janji kampanye pasangan Prabowo-Gibran bisa diimplementasikan dengan baik dan sempurna.

"Jabar penyumbang suara terbesar 16,8 juta, lebih banyak dari Jatim. Tugas kami relawan adalah mengawal dan memastikan janji-janji ini bisa terlaksana dan sukses dari 2024 hingga 2029," demikian Ridwan Kamil.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

TNI AU Bersama RCAF Kupas Konsep Keselamatan Penerbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 02:04

Jokowi Dianggap Justru Bikin Pengaruh Buruk Bagi PSI

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:45

Besok Jumat Pandji Diperiksa Polisi soal Materi Mens Rea

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:28

Penguatan Bawaslu dan KPU Mendesak untuk Pemilu 2029

Rabu, 04 Februari 2026 | 01:17

Musorprov Ke-XIII KONI DKI Diharapkan Berjalan Tertib dan Lancar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:56

Polisi Tetapkan Empat Tersangka Penganiaya Banser, Termasuk Habib Bahar

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:41

DPR Minta KKP Bantu VMS ke Nelayan Demi Genjot PNBP

Rabu, 04 Februari 2026 | 00:17

Kejagung Harus Usut Tuntas Tipihut Era Siti Nurbaya

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:49

Begini Alur Terbitnya Red Notice Riza Chalid dari Interpol

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:25

Penerapan Notaris Siber Tak Optimal Gegara Terganjal Regulasi

Selasa, 03 Februari 2026 | 23:11

Selengkapnya