Berita

Bendera Pakistan/Net

Dunia

Kedubes Pakistan Rayakan Hari Nasional ke-84 di Jakarta

SABTU, 23 MARET 2024 | 22:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kedutaan Besar Pakistan di Jakarta merayakan Hari Nasional Pakistan ke-84 dengan melakukan pengibaran bendera pada Sabtu (23/3).

Upacara pengibaran bendera itu digelar di gedung Kedubes Pakistan di Kuningan, Jakarta Selatan, yang dihadiri oleh diaspora Pakistan beserta keluarga, sahabat, dan sejumlah perwakilan media lokal.

Dalam kesempatan tersebut Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Ameer Khurram Rathore menyoroti pentingnya merayakan hari nasional untuk mengenang peristiwa bersejarah dan para pahlawan negara yang telah gugur.


"Dalam beberapa tahun terakhir Pakistan telah melakukan kemajuan. (Untuk itu) pemerintah berkomitmen untuk mendorong kekuatan ekonomi dan kemakmuran negara," kata Rathore dalam pidatonya.

"Pemerintah Pakistan akan terus menegakkan prinsip-prinsip demokrasi, supremasi hukum, dan cara hidup Islami yang diimpikan oleh para pemimpin pendiri negara," imbuhnya.

Ia juga turut menyatakan solidaritasnya terhadap masyarakat Jammu dan Kashmir yang diklaim telah diduduki secara ilegal oleh India (IIOJK).

Menurutnya, pemerintah Islamabad akan terus memberikan dukungan secara moral, politik, dan diplomatik terhadap hak masyarakat J&K untuk menentukan nasib sendiri.

Dalam perayaan itu, Dubes Pakistan juga tidak ketinggalan dalam menyoroti soal Palestina. Rathore menegaskan solidaritasnya yang mendalam kepada warga Palestina yang tidak bersalah dalam perjuangan mereka untuk keadilan dan kebebasan negara mereka sendiri.

Di sisi lain, Rathore berharap perayaan tahun ini dapat mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Pakistan.

Ia mengakui adanya kontribusi positif dari komunitas Pakistan di Indonesia dalam memperkuat hubungan tersebut.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya