Berita

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani/Net

Bisnis

Sri Mulyani: 9,6 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT

SABTU, 23 MARET 2024 | 12:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sebanyak 9.601.041 wajib pajak pribadi tercatat telah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) mereka per 21 Maret 2024.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa angka itu naik 7,7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

“Sampai dengan tadi malam jam 23.00 sudah masuk 9.601.041 SPT dari orang pribadi dalam data kita, naik 7,7 persen dari tahun lalu, naik 686.980 SPT,"kata Sri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (22/3).


Dari jumlah tersebut, Sri merinci sebanyak 8.409.804 wajib pajak pribadi tercatat melapor SPT melalui online via e-Filling. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan laporan tahun lalu, yang hanya 7,7 juta.

"Tahun ini naik jadi 8.409.804 yang menyampaikan SPT melalui e-Filling. Kalau yang menggunakan e-form itu 885.914 tahun ini, tahun lalu 860.430. Yang menggunakan e-SPT 10 orang," sambung Sri.

Sementara, itu terdapat wajib pajak pribadi yang juga melaporkan SPT secara manual ke kantor pajak pada tahun ini, yakni sebanyak 224.313 orang.

Dalam kesempatan tersebut, bendahara negara itu mengimbau kepada masyarakat yang memiliki pendapatan di atas pendapatan tidak kena pajak, yaitu di atas Rp54 juta per tahun untuk segera mengisi SPT, mengingat tenggat waktu sebentar lagi akan berakhir pada 31 Maret 2024.

"Masyarakat diimbau dan diingatkan kembali untuk menyerahkan SPT tepat waktu. Kalau ada pertanyaan DJP akan membantu bagi masyarakat yang mau memenuhi kewajiban penyerahan SPT," tutur Sri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya