Berita

Ilustrasi Foto/Net

Politik

Pimpinan Majelis PPP Beri Lampu Hijau Maju ke MK

JUMAT, 22 MARET 2024 | 21:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pimpinan Majelis Partai Persatuan Pembangunan (PPP) baik Majelis Kehormatan, Majelis Pertimbangan, dan Majelis Syariah mendukung penuh langkah politik DPP untuk maju ke Mahkamah Konstitusi menyelesaikan sengketa Pemilu.

Pimpinan Majelis turut mengapresiasi kinerja DPP PPP dalam upaya pemenangan partai pada Pemilu 2024, kendati hasil rekapitulasi KPU RI menunjukan perolehan PPP belum melewati ambang batas parlemen yakni 3,87 persen dengan jumlah suara 5.878.777 suara.

Pertemuan intensif pimpinan majelis PPP juga terus dilakukan bersama dengan Plt.Ketua Umum dan jajaran Pengurus Harian DPP PPP, salah satunya di kediaman Plt. Ketua Umum Mardiono di kawasan Permata Hijau Jakarta Selatan Rabu Sore (20/3).


Jurubicara Plt.Ketua Umum PPP Mardiono, Imam Priyono menyatakan dukungan pimpinan majelis baik moril dan spiritual serta gagasan dan pertimbangan terus dikomunikasikan pada DPP PPP.

"PPP sesuai AD/ART dalam pengambilan keputusan tentu taat pada mekanisme partai salah satunya mempertimbangkan pandangan seluruh majelis," ujar Imam pada awak media Jumat sore (22/3).  

"Pimpinan Majelis tidak hanya mengapresiasi ikhtiar maksimal yang telah dilakukan DPP PPP namun juga mendukung langkah-langkah perjuangan gugatan di MK sebagai upaya penyelamatan partai warisan ulama agar tetap eksis memperjuangkan rakyat dan umat," tambahnya menjelaskan.

Usai pengumuman hasil rekapitulasi suara nasional Pemilu Legislatif 2024, PPP terus menggelar konsolidasi internal dan upaya penyiapan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi, dalam kesempatan rapat pengurus harian ke-21 di kantor DPP PPP Plt. Ketua Umum Mardiono mewakili jajaran pengurus harian DPP PPP mengucapkan selamat pada Prabowo-Gibran atas perolehan suara tertinggi hasil Pilpres 2024.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya