Berita

Gedung Kura-kura di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta/Net

Politik

Begini Perkiraan Perolehan Kursi 8 Parpol di DPR

JUMAT, 22 MARET 2024 | 13:41 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perolehan kursi partai politik di DPR RI berdasarkan penetapan hasil Pemilu 2024, kemungkinan hanya akan diisi calon legislatif dari 8 parpol.

Redaksi Kantor Berita Politik RMOL menghitung perolehan suara 18 parpol terhadap ambang batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen, dan ternyata didapati hanya 8 parpol yang persentasenya di atas batasan itu.

Delapan parpol tersebut di antaranya PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Demokrat.


Jika tidak ada perubahan, maka kemungkinan besar jumlah kursi yang diperoleh 8 parpol tidak akan berubah lagi. Namun, perubahan bisa terjadi apabila terdapat permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

Adapun perolehan suara parpol lolos parliamentary threshold antara lain PDIP 25.387.278 (16,72 persen), Golkar 23.208.654 (15,29 persen), Gerindra 20.071.708 (13,22 persen), PKB 16.115.655 (10,62 persen), Nasdem 14.660.516 (9,66 persen), PKS 12.781.353 (8,42 persen), Demokrat 11.283.160 (7,43 persen), dan PAN 10.984.003 (7,24 persen).

Sementara, perolehan suara dan persentase dari 10 parpol yang tak lolos parliamentary threshold antara lain PPP 5.878.777 (3,87 persen), PSI 4.260.169 (2,806 persen), Perindo 1.955.154 (1,29 persen), Gelora 1.281.991 (0,84 persen), Hanura 1.094.588 (0,72 persen), Buruh 972.910 (0,64 persen), Ummat 642.545 (0,42 persen), PBB 484.486 (0,32 persen), Garuda 406.883 (0,27 persen), PKN 326.800 (0,215 persen).

Oleh karena itu, berikut ini kemungkinan konversi perolehan suara menjadi kursi DPR RI untuk 8 parpol yang lolos parliamentary threshold, yang dirangkum sebelum PHPU MK dimulai:

1. PDIP: 110 kursi
2. Golkar: 102 kursi
3. Gerindra: 86 kursi
4. Nasdem: 69 kursi
5. PKB: 68 kursi
6. PKS: 53 kursi
7. PAN: 48 kursi
8. Demokrat: 44 kursi.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

UPDATE

Banjir, Macet, dan Kemiskinan di Jakarta Mendesak Dituntaskan

Senin, 23 Februari 2026 | 06:07

Jokowi Memang sudah Selesai, Tapi Masih Ada Gibran dan Kaesang

Senin, 23 Februari 2026 | 05:39

Tiga Waria Positif HIV Usai Terjaring Razia di Banda Aceh

Senin, 23 Februari 2026 | 05:28

Penakluk Raksasa

Senin, 23 Februari 2026 | 05:13

Kisah Tragis Utsman bin Affan: 40 Hari Pengepungan, Satu Mushaf Berdarah

Senin, 23 Februari 2026 | 04:26

Kebangkitan PPP Dimulai dari Jabar

Senin, 23 Februari 2026 | 04:10

Prabowo Tak Beruntung terkait Tarif Trump

Senin, 23 Februari 2026 | 04:05

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Tembok Ratapan Solo Jadi Potret Wajah Kekuasaan Jokowi yang Memudar

Senin, 23 Februari 2026 | 03:27

Persib Kokoh di Puncak Klasemen Usai Tekuk Persita 1-0

Senin, 23 Februari 2026 | 03:00

Selengkapnya