Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memberikan sanksi pidana terhadap eks PPLN Kuala Lumpur atas penambahan dan pengurangan daftar pemilih tetap (DPT) di Kuala Lumpur, Malaysia pada KamisĀ (21/3)/Ist
Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memberikan sanksi pidana terhadap eks PPLN Kuala Lumpur atas penambahan dan pengurangan daftar pemilih tetap (DPT) di Kuala Lumpur, Malaysia pada KamisĀ (21/3)/Ist
Hakim Ketua Majelis Buyung Dwikora membacakan amar putusan untuk 7 PPLN Kuala Lumpur yang di antaranya Umar Faruk, Tita Octavia Cahya Rahayu, Dicky Saputra, Aprijon, Puji Sumarsono, A Khalil, dan Masduki Khamdan Muchamad.
Buyung menyampaikan, ketujuh terdakwa dijatuhi pidana penjara selama 4 bulan. Namun karena pertimbangan akademis, mengingat mereka merupakan mahasiswa S2 dan dosen, maka dilakukan masa percobaan untuk tidak ditahan selama satu tahun.
Populer
Senin, 16 Februari 2026 | 12:00
Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12
Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59
Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17
Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19
Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07
Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05
UPDATE
Senin, 23 Februari 2026 | 16:17
Senin, 23 Februari 2026 | 16:08
Senin, 23 Februari 2026 | 16:02
Senin, 23 Februari 2026 | 15:55
Senin, 23 Februari 2026 | 15:53
Senin, 23 Februari 2026 | 15:42
Senin, 23 Februari 2026 | 15:38
Senin, 23 Februari 2026 | 15:24
Senin, 23 Februari 2026 | 15:24
Senin, 23 Februari 2026 | 15:23