Berita

Politik

Pemilu Sudah Usai, Elemen Bangsa Diminta Bersatu Benahi Indonesia

KAMIS, 21 MARET 2024 | 21:10 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Seluruh elemen bangsa diminta untuk memberi dukungan kepada pemerintahan saat ini maupun yang akan datang.

Demikian disampaikan Ketua Umum DPP Seknas Indonesia Maju Tongam Tobing. Ia pun berharap pemerintahan yang akan datang dapat terus melanjutkan berbagai program pembangunan.

"Demi kepentingan bangsa dalam keadilan dan pemerataan. Masalah bangsa ini bukan karena Pilpres atau Pileg. Tapi bagaimana menjawab tantangan yang ada sehingga bisa menghadirkan kesejahteraan kepada rakyat," kata Maju Tongam Tobing dalam keterangannya, Kamis (21/3).


Di kesempatan yang sama, Sekjen Seknas Indonesia Maju Rimhot Turnip mengajak masyarakat untuk menyikapi hasil Pilpres maupun Pileg dengan sikap yang dewasa.

Dengan begitu, persoalan bangsa ini akan terselesaikan dengan baik ke depan.

"Pergantian pimpinan merupakan transisi menuju Indonesia Emas di 2045. Pak Prabowo memiliki strong leader untuk melakukan transisi tersebut," kata Rimhot.

Di sisi lain Silfester Matutina Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menyambut baik dukungan dari Seknas Indonesia Maju terhadap hasil Pemilu yang menetapkan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka menjadi pemenang Pilpres 2024.

"Kami mengapresiasi pembentukan lembaga ini, hal ini patut dicontoh, bahkan oleh para Capres-Cawapres. Kontestasi telah usai, kini saatnya bergandengan tangan kembali untuk memajukan Indonesia ke depan," kata Silfester.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya