Berita

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 1, Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar/Repro

Politik

Amin Ungkap Alasan Belum Ucapkan Selamat ke Prabowo-Gibran

KAMIS, 21 MARET 2024 | 10:48 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin (Amin) belum mengucapkan selamat kepada paslon Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang dinyatakan menang oleh KPU RI dalam rekapitulasi suara Pilpres 2024.

Menjawab hal ini, Anies dan Cak Imin menegaskan pentingnya proses daripada hasil akhir, dimana proses yang jujur adil dan bersih akan dilegitimasi oleh semua.

"Saya tegaskan sekali lagi proses dan hasil sama-sama penting karena proses yang benar akan memberikan hasil yang benar pula," kata Anies di markas pemenangan Timnas Amin, Jalan Diponegoro 10, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (21/3).


Anies melanjutkan, tanpa proses yang kredibel, legitimasi calon yang terpilih bisa menimbulkan keraguan. Jika prosesnya bermasalah maka hasilnya bermasalah pula.

"Kita ingin agar itu semua dikoreksi. Supaya kejadian seperti ini tidak berulang lagi," ungkap Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Alasan ini yang membuat pasangan Amin belum mengucapkan selamat kepada Prabowo-Gibran dan memilih mengajukan gugatan hasil Pemilihan Presiden ke Mahkamah Konstitusi.

"Jadi ini bukan semata-mata soal protokol saja. Protokol tentang ucapan, tidak ucapan, bukan di situ. Tapi ini pada substansinya, bagaimana bagaimana proses itu bisa diperbaiki dan harapannya mutu nanti kita akan lebih baik," pungkas Anies.


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya