Berita

Calon presiden Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada awak media di kediamannya di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu malam (20/3)/RMOL

Politik

Prabowo Ajak Seluruh Rakyat Indonesia Bergandengan Tangan

KAMIS, 21 MARET 2024 | 03:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Calon presiden terpilih Prabowo Subianto menghormati seluruh tahapan dan proses rekapitulasi suara Pemilu 2024 yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan mengajak seluruh elemen bangsa untuk bergandengan tangan.

Pasalnya, Prabowo menilai tantangan Indonesia saat ini cukup besar dan perlu ada kerja sama dari seluruh pihak.

"Kami mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama sama menatap ke depan, bersatu dan bergandengan tangan karena tantangan kita sebagai bangsa masih sangat besar," ujar Prabowo kepada awak media usai penetapan hasil Pemilu 2024, di halaman rumahnya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu malam (20/3).


"Kita harus bersatu kita harus rukun kita harus bekerja sama untuk membawakan Indonesia menuju kemakmuran dan keadilan," sambungnya.

Menurutnya, kemakmuran akan membawa keadilan bagi seluruh elemen bangsa. Oleh sebab itu, Prabowo hendak merangkul seluruh anak bangsa untuk membangun Indonesia agar lebih baik.

"Kita harus bersatu untuk menghilangkan kemiskinan dan menghilangkan kelaparan dan menghilangkan penderitaan dari rakyat kita. Itu adalah cita-cita perjuangan Koalisi Indonesia maju. Kita harus kembali memperkuat semangat kebangsaan dan kebersamaan," paparnya.

Ia menilai silang pendapat dan perbedaan antaranak bangsa merupakan hal yang perlu dihormati, namun harus bisa tetap menjaga keutuhan bangsa dengan persatuan.

"Kalau ada perbedaan di antara kita, perbedaan itu adalah baik. Kita menghormati perbedaan pendapat. Tadi setelah berbeda pendapat kita harus mencari suatu persatuan, suatu tekad bersama," ucapnya.

"Marilah kita tidak mau menari di gendangnya orang lain," tutup Prabowo.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya