Berita

Konferensi pers Partai Nasdem usai pengumuman resmi KPU RI hasil Pemilu 2024 di Nasdem Tower, Jakarta Pusat, Rabu malam (20/3)/RMOL

Politik

Surya Paloh Umumkan Nasdem Menerima Hasil Pemilu 2024

RABU, 20 MARET 2024 | 23:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum (Ketum) Partai Nasdem, Surya Paloh, menyatakan partai yang dipimpinnya menerima hasil Pemilu 2024 yang telah diumumkan oleh KPU RI pada Rabu malam (20/3).

"Partai Nasdem menyatakan menerima hasil Pemilu tahun 2024 yang telah dilaksanakan pada 14 Februari 2024 yang lalu. Baik pemilihan anggota legislatifnya, maupun pemilihan presiden dan wakil presiden dalam pilpres," ujar Surya Paloh saat menggelar konferensi pers usai menyaksikan pengumuman hasil Pemilu 2024 yang disampaikan KPU RI di Nasdem Tower, Jakarta Pusat, Rabu malam (20/3).

Paloh mengatakan, sebuah mekanisme yang telah ditetapkan dan disepakati bersama dalam kehidupan politik kenegaraan, maka hasil pemilu harus diterima.


Paloh pun mengakui, dalam Pemilu 2024 ini, terdapat berbagai macam catatan dan evaluasi. Bahkan gugatan dari kalangan aktivis, berbagai kelompok masyarakat sipil, hingga para gurubesar kampus-kampus ternama di seluruh Tanah Air yang turut menjadi bagian dari suara-suara tersebut.

"Namun apapun itu, suka atau tidak suka, mau atau tidak mau, kita harus menerimanya," pungkas Paloh.

KPU RI telah mengumumkan perolehan suara tiga pasangan peserta Pilpres 2024. Hasilnya, pasangan Capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memperoleh suara sebesar 40.971.906 atau 24,9 persen.

Selanjutnya, Capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, memperoleh 96.214.691 suara atau sebanyak 58,6 persen.

Kemudian Capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD memperoleh suara sebesar 27.040.878 atau 16,5 persen.

Sementara itu, total suara sah Pilpres 2024 sebanyak 164.227.475.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya