Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri India Narendra Modi dalam sebuah kesempatan.

Dunia

Putin Kembali Berkuasa, India Menyambut Gembira

RABU, 20 MARET 2024 | 05:38 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Kemenangan Vladimir Putin yang begitu mengesankan dalam pemilihan presiden Rusia hari Minggu lalu (17/3) disambut hangat Perdana Menteri India Narendra  Modi.

Data sementara yang diumumkan KPU Rusia menyebutkan, Putin meraih suara terbanyak sebesar 87,17 persen, meninggalkan tiga penantang yang berada jauh di belakangnya. Ini adalah perolehan suara terbesar dalam sejarah pemilu di Rusia.

Kandidat Partai Komunis Federasi Rusia Nikolai Kharitonov dan kandidat Partai Rakyat Baru Vladislav Davankov memperoleh suara pada kisaran yang sama, sekiatr 4 persen. Sementara kandidat Partai Demokrat Liberal Rusia (LDPR), Leonid Slutsky, hanya memperoleh 3,15 persen suara.


Putin memperoleh suara lebih banyak dibandingkan pemilu 2018 di mana ia mengantongi 76,69 persen dari total suara yang dihitung. Menurut laporan, kinerja kandidat lainnya lebih rendah dibandingkan pesaing Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya pada tahun 2018.

Dalam ucapan selamat yang disampaikan melalui akun X miliknya, Modi mengatakan, “Selamat kepada H.E. Tuan Vladimir Putin tentang terpilihnya kembali sebagai Presiden Federasi Rusia.”

“Saya berharap dapat bekerja sama untuk lebih memperkuat Kemitraan Strategis Khusus dan Istimewa yang telah teruji antara India dan Rusia di tahun-tahun mendatang. @KremlinRussia,” sambung Modi.

Selain itu, ini adalah pertama kalinya pemungutan suara elektronik jarak jauh digunakan dalam pemilihan presiden di Rusia. Warga menggunakan platform federal di 28 wilayah, sementara masyarakat di Moskow memberikan suara di platform mereka sendiri.

Jumlah pemilih akhir dalam pemungutan suara online di platform federal mencapai 94 persen, yang berarti 4,4 juta orang memberikan suara mereka secara online. Di Moskow, hampir 3,7 juta surat suara elektronik diterbitkan, termasuk pemilih yang menggunakan terminal khusus di TPS.

Putin telah menjabat empat periode sebagai Presiden Rusia. Dia pertama kali terpilih sebagai Presiden pada tahun 2000 dan sekali lagi pada tahun 2004, 2012, dan 2018.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya