Berita

Ketersediaan daging di Pasar Parung, Bogor, Selasa (19/3)/RMOL

Bisnis

Gejolak Pasokan dan Harga Daging Bakal Melanda Indonesia

SELASA, 19 MARET 2024 | 19:23 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketersediaan dan stabilitas harga daging masih menjadi momok bagi masyarakat di bulan Ramadan dan jelang Idul Fitri 1445 H. Pasalnya kebutuhan daging terus meningkat, namun ketersediaan dalam negeri belum mencukupinya.

Merujuk pada data Badan Pangan Dunia (FAO), angka konsumsi daging sapi masyarakat Indonesia sebesar 2,57 kilogram per kapita per tahun. Sehingga kebutuhan konsumsi daging sapi nasional tahun ini diperkirakan sebanyak 720.375 ton.

Kemudian merujuk data prognosa neraca pangan nasional tahun ini yang dihimpun Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 27 Januari 2024, rencana impor daging sapi bakalan dan kerbau pada 2024 mencapai 389.024 ton. Sementara produksi dalam negeri diperkirakan hanya 422.649 ton.


Pemerintah menetapkan konsumsi daging per kapita 2,9 kg yang meningkat dari sebelumnya 2,6 kg. Dengan angka itu, kebutuhan daging nasional mendekati angka 800.000 ton.

Namun volume impor yang telah dikeluarkan Surat Perizinan Impor (SPI) baik untuk BUMN dan swasta baru mencapai 145.000 ton. Itupun baru dikeluarkan pada Februari lalu.

Dengan demikian pasokan daging dan lonjakan harga di pasaran bisa tak terkendali ke depannya. Berdasarkan PP 11/2022 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Pemasukan Ternak Dan/Atau Produk Hewan Dalam Hal Tertentu Yang Berasal Dari Negara Atau Zona Dalam Suatu Negara Pemasukan disebutkan adanya peran pemerintah, BUMN dan swasta dalam menghadapi gejolak pasokan.

Di sini sudah seharusnya volume impor daging reguler dan kerbau ditambah. Kementerian Pertanian, Bapanas dan Kementerian Perdagangan harus tepat guna mengeluarkan kebijakan berdasarkan data riil di lapangan.

Walaupun pantauan Kantor Berita Politik RMOL di Pasar Parung, Bogor, Selasa (19/3), harga daging sapi masih di angka normal kisaran Rp130 ribu/kg. Penuturan pedagang daging, harga itu turun per hari ini. Sebelumnya mencapai Rp150 ribu.   

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Korban Jiwa Gempa NTT Bertambah jadi 53 Orang, 135 Warga Luka-Luka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 20:27

Rusak Berat Diguncang Gempa, Hotel Jayakarta Suites Komodo Flores Tutup Sementara

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:43

SBY Minta Maaf

Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:15

Tembus Jalur Laut, Bantuan Gempa M 7,7 Disalurkan ke Pulau Palue Sikka

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:47

Polri Terbangkan 10 Anjing K9 untuk Cari Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 18:12

3,4 Ton Logistik untuk NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:50

Reza Aulia Diberhentikan, Kursi Direktur Niaga Garuda Kosong

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:40

Kemendikdasmen Jangan Lamban Merespons Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 | 17:04

Retorika Janji Kemerdekaan

Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35

Jalur Alternatif Darat Penghubung Ende-Nagekeo Masih Terputus

Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:33

Selengkapnya