Berita

Ilustrasi/Net

Politik

GPKR Bakal Gelar Aksi Damai Desak DPR Gunakan Hak Angket

SELASA, 19 MARET 2024 | 11:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gerakan Penegak Kedaulatan Rakyat (GPKR) bakal menggelar aksi damai di depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Selasa (19/3).

Presidium GPKR M. Din Syamsuddin mengatakan, aksi damai itu direncanakan berlangsung mulai siang hingga berbuka puasa dan shalat maghrib berjemaah.

Disampaikan M. Din Syamsuddin aksi bertajuk "Aksi Rakyat Berdaulat Menggugat Pemilu/Pilpres Cacat" merupakan langkah mendorong perbaikan sistem politik Indonesia yang memerlukan upaya berkelanjutan.


Salah satu tuntutannya, kata Din, aksi tersebut ingin mendesak DPR agar segera menggunakan Hak Angket untuk mengusut dugaan pelanggaran Pemilu 2024.

"GKPR mendorong dan menuntut DPR melaksanakan Hak Angket untuk mengusut berbagai pelanggaran khususnya dalam Pilpres, yang ditandai dengan kecurangan yang berlangsung secara terstruktur, sistematis, dan masif," ujar Din dalam keterangannya.

Dalam aksi ini, akan dipimpin koordinator lapangan Moh. Jumhur Hidayat dengan elemen massa dari masyarakat Jakarta bahkan dari daerah-daerah jauh seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Lampung bahkan Sumatera Utara akan bergabung.

Peserta aksi diperbolehkan menggunakan pakaian sesuai preferensi masing-masing, dengan catatan sopan dan nyaman untuk bergerak.

Namun, diharapkan mereka menggunakan tanda pengenal khusus seperti Pita Merah-Putih atau Pita Merah/Putih di kepala.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya