Berita

Tim SAR Gabungan mengevakuasi nelayan di perairan Sinjai, Sulawesi Selatan, Minggu (17/3)/Ist

Pertahanan

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Jenazah Nelayan Tenggelam di Sinjai

SENIN, 18 MARET 2024 | 13:56 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Prajurit petarung Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) VI Makassar Pos TNI Angkatan Laut (Posal) Sinjai bersama Tim Sar gabungan gerak cepat evakuasi korban Laka Laut di Perairan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Minggu (17/3) kemarin.

Kejadian bermula saat seorang nelayan bernama Ilham (42) yang merupakan warga Desa Pulau Harapan Kecamatan Pulau Sembilan dilaporkan jatuh dari kapal motor miliknya.

Mendengar hal tersebut, Prajurit Posal Sinjai beserta Tim Sar Gabungan yang terdiri dari Sat Polairud Polres Sinjai dan BPBD Kabupaten Sinjai segera melakukan pencarian di lokasi kejadian.


Setelah 7 hari dilaksanakan pencarian, pada hari Minggu siang (17/03) akhirnya korban ditemukan telah mengambang dan dalam kondisi meninggal dunia di perairan Pulau Sembilan Kabupaten Sinjai oleh seorang nelayan dan melaporkan kepada Tim Sar Gabungan, selanjutnya Tim Sar Gabungan segera mengevakuasi korban ke RSUD Sinjai untuk diserahkan ke pihak keluarga.

Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Danyonmarhanlan) VI Makassar Mayor Marinir Yusman Efendi menekankan kepada prajuritnya agar selalu siap siaga serta bersinergi dengan berbagai instansi pemerintah terutama saat terjadi musibah maupun bencana di masyarakat.

Salah satunya adalah kegiatan SAR kali ini yang sering terjadi di berbagai wilayah pesisir negeri.

Di berbagai kesempatan kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh prajuritnya dimanapun berada untuk responsif, sigap, dan memiliki kepekaan terhadap situasi di masyarakat yang membutuhkan bantuan serta kehadiran personel dan unsur TNI AL sebagai salah satu bentuk peran tugas terhadap keberadaan TNI AL bagi masyarakat sekitarnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya