Berita

Kunjungan Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Wisma KWI Cikini, Jakarta Pusat, Jumat, (15/3)/Ist

Nusantara

Ketua KWI Apresiasi Program Kolaborasi Pemuda Katolik

MINGGU, 17 MARET 2024 | 02:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, OSC menerima rombongan Pengurus Pusat Pemuda Katolik di Wisma KWI Cikini, Jakarta Pusat, Jumat, (15/3).

Dalam kesempatan itu, Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Asat Gusma mengatakan, pertemuan ini untuk melaporkan kiprah Pemuda Katolik pasca Pemilu 2024.

"Kita ingin melaporkan kepada KWI kiprah para kader Pemuda Katolik yang terlibat dalam kontestasi politik sebagai legislatif," sebut Gusma dalam keterangannya, Sabtu (16/3).


Dia menjelaskan sementara ada 35 kader Pemuda Katolik yang untuk sementara sesuai rekapitulasi KPU terpilih menjadi  DPRD Provinsi atau kabupaten/kota. Dan masih dalam proses pendataan lagi.

"Kader kita di Pengurus Pusat sudah ada 4 yang jadi DPR provinsi, selebihnya DPR Kabupaten/kota. Sementara kader penyelenggara Pemilu Bawaslu dan KPU ada 74 orang. Hari ini kita melaporkan progres para kader kepada Ketua KWI," ujar Gusma.

Selain melaporkan hasil Pemilu 2024, Gusma melaporkan rencana Pemuda Katolik untuk  mengadakan Kursus Kepemimpinan Lanjutan (KKL) II di Kota Cirebon, Kabupaten Kuningan Jawa Barat, 22-24 Maret 2024.

Salah satu agenda penting KKL II tahun ini adalah memperkuat kiprah dan akselerasi Pemuda Katolik pasca Pemilu 2024.

Kegiatan KKL II ini akan diisi dengan berbagai materi seperti bangga buatan Indonesia untuk percepatan digital menuju Indonesia Emas 2045 dalam kerja sama dengan Kementerian Perdagangan.

Ada juga seminar literasi digital kerja sama dengan Kominfo. Selanjutnya akan membahas soal roadmap akselerasi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam audiensi itu Mgr. Subianto berharap kader Pemuda Katolik perlu terlibat memberikan suara etis profetis dan tidak sekadar mengikuti suara mayoritas.

Ketua KWI juga meminta para kader Pemuda Katolik terlibat aktif di keuskupan, paroki, wilayah dan lingkungan agar bisa menguatkan suara etis profetis Gereja.

Terkait KKL II Pemuda Katolik, KWI sangat mendukung program-program akseleratif dan berharap Pemuda Katolik bisa tampil menyuarakan suara kenabian di tengah masyarakat.

Hadir dalam audiensi ini, Stefanus Gusma dan para kader pengurus pusat Pemuda Katolik bersama panitia KKL II. Hadir juga Sekretaris Eksekutif Komisi Kerawam KWI, Romo Hans Jeharut; Sekretaris Eksekutif KWI, Romo P.J Siswantoko dan Moderator Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Romo Johannes Harijanto, SJ.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Gol Dramatis Lautaro Martínez Bawa Argentina ke Final

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:20

KPK Watch Dorong DPR Percepat Bahas RUU Perampasan Aset

Kamis, 16 Juli 2026 | 04:03

Klaster Asabri-Jiwasraya dari Suap, Gratifikasi, hingga Pencucian Uang

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:30

Pecat Jaksa Agung ST Burhanuddin!

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:08

Pemilu 2029 Inkonstitusional Jika UU Pemilu Tak Direvisi

Kamis, 16 Juli 2026 | 03:04

Gus Miftah Terima Uang Haram Rp100 Juta? Ah, Jangan Bercanda

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:40

Fahira Idris: Ancaman Bom Bukan Candaan!

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:08

Kasus Febrie Adriansyah Berpeluang Antiklimaks

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Dominasi Agrinas di KDKMP Membahayakan Desa

Kamis, 16 Juli 2026 | 02:00

Kejagung Bikin Dagelan Kasus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 01:18

Selengkapnya