Berita

Raja Maroko, Mohammed VI/Net

Dunia

Kerajaan Maroko Luncurkan 2000 Paket Bantuan Pangan untuk Penduduk Al-Quds

JUMAT, 15 MARET 2024 | 23:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kerajaan Maroko memulai operasi penyaluran bantuan pangan Ramadan untuk warga di kota suci Al-Quds, Yerusalem.

Berdasarkan pernyataan kerajaaan yang diterima redaksi pada Jumat (15/3), operasi itu dilaksanakan atas instruksi dari Raja Mohammed VI.

Lembaga yang bertanggung jawab dalam operasi, yakni Asharif Bayt Mal Al-Quds, mendistribusikan bantuan di Quds lapangan terbuka Rumah Sakit Augusta Victoria (Al Mutlaa), Al-Quds sejak Kamis (14/3).


Turut hadir dalam acara pembagian bantuan, Direktur Asharif Bayt Mal Al-Quds, Mohamed Salem Echarkaoui, beberapa tokoh agama, tokoh terkemuka dari Al-Quds, dan perwakilan lembaga sosial.

Dikatakan bahwa operasi bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kerajaan Maroko terhadap  perbaikan situasi sosial-ekonomi penduduk Al-Quds.

"Operasi ini adalah bagian dari kepedulian tinggi yang terus-menerus diberikan oleh Yang Mulia Raja Mohammed VI kepada kota Al-Quds dan penduduknya," bunyi laporan tersebut.

Bantuan kemanusiaan yang disalurkan Asharif Bayt Mal Al-Quds terdiri dari 2.000 paket makanan untuk 2.000 keluarga yang membutuhkan, termasuk 22 produk kebutuhan pokok, sebagian untuk anak-anak dan lainnya untuk masyarakat yang mengikuti pola makan tertentu.

Selain itu, badan amal itu juga membagikan 1.000 porsi makanan setiap hari bagi pasien di rumah sakit atau para pengungsi yang tinggal di kamp penampungan.

Sementara itu, penerima manfaat dari paket bantuan pangan Maroko tersebar ke berbagai wilayah di kota Al-Quds, seperti al-Balda al-Qadima, Silwan, Syekh Jarrah, kubu Shu'fat, ath-Thori, Al-Isawiya, kubu Qalandia, dan Al-Ram.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya