Berita

Sidang perdana gugatan terkait Sirekap yang diadukan politisi Golkar, Aliza Gunado di PN Jakarta Pusat/Ist

Politik

KPU Absen di Sidang Perdana Gugatan Sirekap

JUMAT, 15 MARET 2024 | 16:30 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sidang perdana gugatan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat berlangsung tanpa kehadiran KPU RI sebagai pihak tergugat.

Adapun sidang perdana digelar PN Jakpus pada Kamis (14/3). Aliza Gunado sebagai pihak penggugat hadir secara langsung, sementara KPU hanya diwakili tim hukumnya.

"Sidang perdana sudah digelar dengan pemeriksaan legal standing masing-masing pihak, namun para tergugat belum hadir dan hanya diwakili tim hukum dari KPU," kata Aliza kepada wartawan, Jumat (15/3).


Politisi Golkar ini mengatakan, sidang akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda mediasi. Ia pun berharap tergugat hadir agar permasalahan tersebut tidak berlarut-larut dan ada kejelasan hukum sesegera mungkin.

"Mengacu Perma 1/2016 prinsipal wajib hadir saat mediasi tanpa diwakili agar pelaksanaan mediasi dapat berjalan," tandas politisi Golkar ini.

Aliza menggugat KPU sebagai pihak penyelenggara Pemilu Serentak 2024 atas perbuatan melawan hukum melalui dan/atau akibat Sirekap, khususnya dalam ruang lingkup Pileg DPR dan tidak ada keterkaitannya dengan DPRD provinsi dan DPRD kab/kota maupun pilpres.

Gugatan tersebut teregister dengan Nomor Perkara: 141/Pdt.G/2024/PN Jkt.Pst. Menurutnya, ketidakakuratan Sirekap telah memunculkan polemik dan bahkan disinformasi proses rekapitulasi peserta pemilu di ruang publik.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

UPDATE

Anomali Hukum Acara Pidana dalam Kasus Mantan Jampidsus

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:14

Refleksi 30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ingatkan Bahaya Penyalahgunaan Alat Negara

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:04

Gejolak Iran-AS Perpanjang Krisis Energi Global, Indonesia harus Belajar dari India

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:41

Hotman Paris Harus Percaya Diri, Tak Perlu Bawa Presiden di Kasus Febri Ardiansyah

Minggu, 19 Juli 2026 | 21:17

Jerat Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 | 20:37

Polda Jateng Diminta Profesional Tuntaskan Sengkarut Proyek SMKN 1 Lumbir

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:57

Polisi Gelar Patroli Nobar Final Argentina vs Spanyol

Minggu, 19 Juli 2026 | 19:22

KPK Usul Negara Biayai Alat Kampanye Pemilu

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:35

Wamenaker Ingin Sinergi SP Pegadaian dan Manajemen jadi Role Model BUMN Lain

Minggu, 19 Juli 2026 | 18:05

Gerindra Tegaskan Prabowo Tak Pernah Intervensi Penegakan Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:53

Selengkapnya