Berita

Ahmad Baidowi/RMOL

Politik

PPP Belum Tentu Ikut Ajukan Hak Angket Seperti PDIP

KAMIS, 14 MARET 2024 | 20:46 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) baru akan bersikap mengenai pengajuan hak angket DPR terkait dugaan kecurangan Pemilu 2024 setelah ada pengumuman resmi hasil Pilpres 2024 oleh KPU RI pada 20 Maret mendatang.

“Seperti janji kami, angket itu PPP akan bersikap setelah nanti tgl 20 Maret. Kita masih fokus pada rekapitulasi suara,” kata Sekretaris Fraksi PPP Achmad Baidowi atau Awiek kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis (14/3).

Oleh sebab itu, Awiek enggan berspekulasi mengenai sikap PPP apakah bakal mengajukan hak angket atau tidak sama sekali. Walupun, fraksi PDIP dipastikan bakal mengajukan angket.


“Belum tentu, karena PPP memiliki sikap sendiri, dan belum tentu juga menolak. Dan belum tentu juga setuju kan,” kata Ketua DPP PPP ini.

Kendati demikian, Awiek membantah jika terjadi friksi di koalisi parpol pendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar-Mahfud.

“Enggak ada. Karena kita belum pernah rapat,” ujar Awiek.

Awiek juga mengatakan sejauh ini belum ada yang mengajak fraksi PPP agar tidak menyepakati hak angket DPR untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024.

“Belum ada. Enggak ada. Di media aja itu ramainya itu. Sampai sekarang enggak ada selembar itu saya lihat,” pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya